SDN 27 Singkawang Sabet Juara SINAR 2026 Lewat Inovasi Budaya Teladan

Wakil Wali Kota Singkawang menyerahkan penghargaan kepada perwakilan instansi yang berhasil memenangkan kompetisi inovasi daerah. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Karya sabun ramah lingkungan bernama Inovasi Budaya Teladan dari Sekolah Dasar Negeri 27 Singkawang berhasil meraih juara pertama pada ajang Singkawang Innovation Award 2026.

Kompetisi kreativitas tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Singkawang ini digelar di area rubanah Kantor Wali Kota pada Rabu (8/7/2026).

Karya terobosan yang memanfaatkan bahan alami berupa lidah buaya, bunga telang, rosela, dan daun pandan tersebut keluar sebagai pemenang utama kompetisi tingkat kota.

Gagasan tersebut berhak menempati posisi puncak setelah dewan juri memberikan total akumulasi penilaian sebesar 260,5 poin.

Perolehan nilai Inovasi Budaya Teladan tersebut unggul sangat tipis yakni 0,4 poin atas karya milik Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Masyarakat Singkawang Timur II.

Fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat tersebut harus puas menempati posisi kedua melalui terobosan program pelayanan unggulan mereka yang diberi nama Si Pendekar Cantik.

Sementara itu peringkat ketiga secara membanggakan berhasil diraih oleh institusi pendidikan Sekolah Dasar Negeri 61 Singkawang.

Sekolah dasar tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri dengan membawa gagasan gerakan perbaikan literasi siswa bertajuk Anak Pecinta Literasi.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin secara resmi menutup seluruh rangkaian ajang kompetisi tahunan tersebut di hadapan para peserta.

Pimpinan daerah tersebut juga langsung menyerahkan piagam penghargaan beserta hadiah kepada seluruh perwakilan pemenang yang hadir di lokasi acara.

Muhammadin mengingatkan bahwa penemuan gagasan baru menjadi kunci utama bagi aparatur dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang secara dinamis.

“Kita harus siap menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat dan kompleks. Karena itu, inovasi adalah sebuah keharusan untuk mempermudah kita menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Ajang kompetisi kreativitas daerah ini diharapkan mampu terus memacu daya saing setiap instansi pemerintahan dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat luas.

(*Red)

Exit mobile version