Teknologi AI Bersifat Netral, Airlangga Hartanto: Indonesia Tak Berpihak ke AS atau China

Pax Silica memiliki anggota yaitu Australia, Finlandia, India, Israel, Jepang, Norwegia, Qatar, Korea Selatan, Singapura, Swedia, Filipina, Uni Emirat Arab, Inggris, dan AS.

Taiwan telah mendukung prinsip-prinsip deklarasi Pax Silica melalui Pernyataan Bersama tentang Deklarasi Pax Silica dan Kerja Sama Keamanan Ekonomi AS-Taiwan.

Deplu AS berencana segera mengumumkan Proyek Bantuan AI Pax Silica yang baru untuk Panama dan mitra Pax Silica yang mengirimkan produk rantai pasokan AI bernilai tinggi melalui Panama.

Menyoal kerja sama digital dan teknologi Indonesia dan AS berdasarkan perjanjian dagang yaitu Agreement on Reciprocal Trade yang ditandangani pada 19 Februari 2026 antara Indonesia dan AS.

Dalam pasal 3 mengatur Indonesia tidak boleh mengenakan pajak layanan digital yang mendiskriminasi perusahaan AS.

Indonesia juga wajib memfasilitasi perdagangan digital, termasuk menjamin arus data lintas batas, tidak mendiskriminasi produk digital AS, dan bekerja sama dalam keamanan siber.

Selain itu diatur sebelum membuat perjanjian digital baru yang berpotensi mengganggu kepentingan AS, Indonesia harus berkonsultasi dengan AS.
Indonesia juga tidak boleh memaksa transfer teknologi, kode sumber atau penggunaan teknologi tertentu sebagai syarat usaha.

Kecuali, untuk pengadaan pemerintah atau kepentingan penyelidikan.

Bea masuk atas transmisi elektronik juga dilarang. (adm)

Exit mobile version