AS Gempur Infrastruktur Sipil Iran

/Dok. Scsht instagram.

Negara-negara teluk terus memberikan akses ke AS untuk meluncurkan Cruise Missile ke Iran untuk menghancurkan infrastruktur Iran.

“Ini bukan pertama kali AS melakukan serangan lewat negara teluk, bahkan serangan ke sekolah SD di Iran di awal perang 40 hari lalu diluncurkan AS lewat Bahrain,” ungkap Zulkifli.

Dengan situasi seperti ini, jelas Zulkifli, Iran memiliki legitimasi yang sah untuk menargetkan semua fasilitas yang ada di negara teluk, baik fasilitas umum maupun militer.

Selama negara teluk masih terus memberikan akses ke AS untuk menyerang Iran, maka negara teluk sah menjadi target Iran walaupun negara teluk tidak menyerang Iran.

Iran saat ini telah mewarning negara teluk, terutama Bahrain, Kuwait, Jordan, dan UAE. Bahwa Iran akan menghancurkan semua fasilitas infrastruktur sipil di negara negara itu jika AS melanjutkan serangan ke infrastruktur sipil di Iran.

“Jika Trump berharap Iran menyerah atau mau membuka Selat Hormuz dengan menyerang fasilitas sipil, maka itu salah besar, Iran tidak akan menyerah, dan akan terus menggempur negara negara teluk Arab selama tanah mereka masih diizinkan dipakai oleh AS untuk melakukan serangan ke Iran. Sampai kapanpun itu akan terus dilakukan Iran sampai AS berhenti,” tuntas Zulkifli.

Exit mobile version