FAKTANASIONAL.NET — Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia secara resmi memulai langkah strategis membentuk raksasa manajemen aset nasional.
Pembentukan institusi berskala besar ini ditandai dengan penandatanganan Share Purchase Agreement (SPA) oleh PT Danantara Asset Management (DAM) untuk mengambil alih empat perusahaan manajer investasi milik BUMN.
Keempat anak usaha BUMN yang dikonsolidasikan tersebut adalah:
-
PT Mandiri Manajemen Investasi
-
PT BRI Manajemen Investasi
-
PT BNI Asset Management
-
PT PNM Investment Management
Melalui penandatanganan transaksi tersebut, kendali penuh atas keempat perusahaan manajer investasi tersebut kini resmi beralih ke DAM.
Secara akumulatif, entitas hasil konsolidasi ini mengelola dana masyarakat atau Asset Under Management (AUM) dengan nilai fantastis, yakni menembus lebih dari Rp170 triliun per Juni 2026.
Baca Juga: Danantara Dorong Integrasi Hilirisasi Mineral Kritis Lewat Kolaborasi BUMN
Langkah Strategis Memperkuat Industri Nasional
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa langkah ini jauh lebih besar ketimbang sekadar aksi korporasi atau transaksi pengalihan saham biasa. Menurutnya, ini adalah fondasi awal lahirnya institusi manajemen investasi nasional yang jauh lebih tangguh.
