FAKTANASIONAL.NET – Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjadi perhatian setelah muncul dalam materi presentasi mengenai pertambangan nikel dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat pada UN Responsible Business and Human Rights Forum 2026 di Bangkok, Thailand.
Forum yang berlangsung pada 14–17 September 2026 di United Nations Conference Center (UNCC), Bangkok, tersebut mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, hingga kelompok masyarakat terdampak untuk membahas praktik bisnis bertanggung jawab dan persoalan hak asasi manusia (HAM).
Dikutip dari BeritaSatu.com, Kamis, 17 September 2026, sorotan terhadap Sherly mencuat setelah sejumlah foto materi presentasi beredar di media sosial.
Nama Sherly Muncul dalam Daftar “Nickel Money”
Salah satu slide presentasi memuat judul “The Richest Governors: Nickel Money”.
Dalam daftar tersebut, nama Sherly Tjoanda tercantum paling atas dengan angka Rp709 miliar.
Di bawahnya terdapat Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka sebesar Rp623 miliar, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin Rp414 miliar, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud Rp183 miliar, serta Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru Rp143 miliar.
Namun, materi yang beredar tidak menerangkan secara rinci dasar penghitungan angka Rp709 miliar tersebut.
Tidak dijelaskan apakah nominal itu berkaitan dengan kekayaan pribadi, nilai aset, atau menggunakan metode perhitungan tertentu.
