“Persaingan di Round 3 ini semakin ketat, dan berlangsung seru. Saya ucapkan terimakasih kepada Pertamina atas dukungan yang konsisten, sehingga pembinaan pembalap muda Indonesia terus berjalan dan membuka peluang mereka berprestasi di level nasional maupun internasional,” ujar Eddy.
Dukungan tersebut dipertegas oleh VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, yang hadir langsung menyerahkan tropi kepada para pemenang.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan bertujuan menciptakan ekosistem olahraga balap Tanah Air yang berkelanjutan.
“Pertamina berupaya membangun eksosistem otomotif untuk dunia balap tanah air, tentunya agar para pembalap mendapatkan wadah kompetisi tingkat nasional yang menjadi modal untuk berkiprah di ajang balap yang lebih besar berkelas internasional,” kata Baron.
Dominasi Pembalap Muda di Podium Utama
Pembalap asal Lombok, Arai Agaska Dibani Laksana, berhasil mengamankan podium tertinggi di kelas Supersport 600cc Race 2.
Ia menilai Pertamina MRS berperan vital dalam melahirkan generasi baru di dunia balap motor Indonesia.
Apresiasi serupa disampaikan Irfan Ardiansyah yang menjuarai kelas National Sport 250cc Race 2.
Ia berharap dapat terus mempertahankan performa konsisten pada putaran-putaran selanjutnya.
Rangkaian Pertamina MRS Putaran 3 ditutup dengan pengumuman para pemenang di enam kelas kompetisi.
Beberapa nama yang sukses naik podium utama antara lain Irfan Ardiansyah (National Sport 250cc), Arai Agaska Dibani Laksana (Supersport 600cc), Fahmi Basam (National Sport 150cc), Bintang Pranata Sukma (Indonesia Junior Talent Cup U-15 dan Junior Sport 250cc U-18), serta Fadli Rigani (Underbone 150cc).
Baca Juga: Berburu Mimpi ke Pentas Dunia lewat Pertamina Mandalika Racing Series 2026
