Ribuan Migran Maroko Terobos Perbatasan Ceuta, Korban Tewas Bertambah Jadi 18 Orang

Ribuan Migran Maroko Terobos Perbatasan Ceuta, Korban Tewas Bertambah Jadi 18 Orang/(REUTERS)

Di antara mereka terdapat perempuan dan anak-anak yang berasal dari Maroko maupun negara-negara Afrika Sub-Sahara.

Upaya aparat membendung arus massa memicu bentrokan. Sejumlah saksi mata yang dikutip dari Reuters melaporkan sedikitnya satu unit bus serta tujuh kendaraan terbakar dalam kericuhan di sekitar perbatasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Spanyol pada Jumat (31/7/2026) mengonfirmasi jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi sedikitnya 18 orang.

Sebelumnya, otoritas hanya melaporkan penemuan sembilan jenazah yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Seorang migran yang enggan disebutkan identitasnya mengaku terjebak dalam desak-desakan saat berusaha memasuki Ceuta melalui jalur pesisir yang sempit. “Saya takut kehilangan nyawa saya,” ujarnya.

Ia menggambarkan situasi saat itu dipenuhi aksi saling dorong hingga banyak orang terinjak di tengah kepadatan massa.[dit]

Exit mobile version