FAKTANASIONAL.NET – Indonesia dan Panama sepakat untuk mempererat hubungan bilateral dengan berfokus pada penguatan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Komitmen tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno dan Wakil Menteri Luar Negeri Panama Carlos Arturo Hoyos di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenlu Hoyos didampingi oleh Duta Besar Panama untuk Indonesia Bernardo Brea Rodríguez serta Direktur Departemen Asia-Pasifik Kemlu Panama Carlos Karica. Kedua delegasi membahas sejumlah langkah strategis untuk memperluas kolaborasi ekonomi antar-kedua negara.
Selain agenda ekonomi, kedua wamenlu bertukar pandangan mengenai sejarah politik luar negeri serta peran Gerakan Non-Blok (GNB).
Pembahasan mencakup kontribusi diplomasi GNB dalam mendukung pengembalian kedaulatan penuh atas Terusan Panama.
Baca Juga: Pasukan Elite Israel Kepung Kapal Kemanusiaan, Kemlu RI Cari Jalur Evakuasi 9 WNI
Peluang Hub Logistik dan Forum Bisnis
Wamenlu Havas menyambut baik tawaran Panama bagi pelaku usaha Indonesia untuk memanfaatkan peluang bisnis hasil kerja sama Panama dengan Guyana.
Posisi strategis Panama sebagai logistical hub dinilai mampu menjadi jalur vital bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar di kawasan Amerika Latin.
Sebagai tindak lanjut konkret, kedua negara saling mengundang pelaku usaha dalam forum ekonomi internasional:
