Menurut Aan, Sutrimo bahkan sempat berhenti bekerja selama sekitar dua tahun untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Setelah itu, dia kembali bekerja bersama Febrie.
Dalam pekerjaannya, tugas Sutrimo disebut cukup beragam. Selain menangani pekerjaan proyek tertentu, dia juga membantu mengurus sejumlah kebutuhan rumah milik Febrie.
“Sehari-hari pekerjaan Pak Sutrimo itu macam-macam. Kadangkala disuruh ngerjain proyek. Kalau tidak keluar, ya Pak Sutrimo di rumah ngurusin rumah-rumahnya Pak Febrie,” ungkap Aan.
Tugas tersebut termasuk memperbaiki bagian rumah hingga membayar kebutuhan seperti listrik.
“Misalnya benerin apa segala macam. Termasuk disuruh bayar listrik, bayar apa. Jadi salah satu kepercayaannya beliau,” kata Aan.
Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab kematian Sutrimo. Jenazahnya juga dijadwalkan menjalani ekshumasi untuk membantu proses penyelidikan.[dit]
