“Kehadiran personel ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak. Mereka akan mendukung evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, pengamanan serta kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Sajimin mengemukakan Polda NTT akan terus mengerahkan kekuatan yang dimiliki untuk mempercepat penanganan bencana dan memastikan masyarakat Flores memperoleh bantuan dan pelayanan secara maksimal.
“Polri tidak akan tinggal diam. Personel kami terus bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Semoga seluruh personel yang diberangkatkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemberangkatan 125 personel dari Kupang menggunakan Kapal Ile Labalekan menjadi bagian dari gerak cepat Polda NTT.
Hal ini memperkuat operasi kemanusiaan pascagempa Flores, sekaligus memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah terdampak. (adm)
