FAKTANASIONAL.NET – Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB berdampak pada sejumlah fasilitas transportasi udara.
Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan seluruh bandara di Flores dan sekitarnya tetap melayani penerbangan.
Dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (18/8/2026), Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan tidak ada bandara yang ditutup akibat gempa.
Bandara tetap digunakan untuk penerbangan reguler, mobilisasi masyarakat, bantuan kemanusiaan, logistik, hingga penanganan pascabencana.
“Berdasarkan hasil pemantauan dan pemeriksaan di lapangan, tidak terdapat penutupan operasional bandar udara akibat gempa.
Seluruh bandar udara dapat melayani penerbangan, termasuk penerbangan untuk mendukung mobilisasi masyarakat, bantuan kemanusiaan, logistik, serta kebutuhan penanganan pascabencana,” kata Lukman.
