FAKTANASIONAL.NET – Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam (Garuda Hitam), Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan, untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan mengedepankan deteksi dini.
Hal itu ia sampaikan usai mengikuti rapat koordinasi dan peninjauan lapangan di Posko Karhutla, Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, Lampung.
“Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Way Kambas hendaknya harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan mengedepankan deteksi dini,” katanya, Rabu (26/8).
Dia melanjutkan rapat koordinasi yang dipimpin Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi tersebut merupakan bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla di kawasan konservasi TNWK.
Dalam penanganan kebakaran hutan, pihaknya bersama jajaran terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan respons cepat di lapangan. Menurutnya, kunci dalam penanganan kebakaran tersebut terus memperkuat sinergi dan respons cepat sehingga tidak membiarkan persoalan kecil menjadi bencana yang besar.
“Kesiapsiagaan juga harus didukung komunikasi yang efektif, pemantauan wilayah secara berkelanjutan, serta kemampuan personel bergerak cepat ketika ditemukan indikasi titik api. Dengan demikian, potensi karhutla dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak ekologis maupun sosial yang lebih besar,” katanya.