Sementara ketidakpercayaan terhadap lembaga hukum dan politik membuat setiap keputusan pemerintah lebih mudah dicurigai.
Perkembangan ekonomi sepanjang 2026 juga layak diperhatikan. S&P mempertahankan peringkat Indonesia pada level BBB/A-2 dengan outlook stabil.
Namun, sebelumnya Moody’s dan Fitch mengubah outlook Indonesia menjadi negatif karena kekhawatiran terhadap kredibilitas kebijakan serta tekanan fiskal.
Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada Juli 2026 juga memunculkan pertanyaan mengenai independensi bank sentral dan arah kebijakan moneter.
Tetapi sekali lagi, semua itu masih merupakan tekanan. Belum bisa disebut sebagai bukti bahwa pemerintahan sedang menuju keruntuhan.
Justru di sinilah kesempatan Prabowo diuji.
Jika pemerintah mampu memperbaiki kondisi ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat, membenahi pelaksanaan program prioritas, menjaga kredibilitas hukum, dan memastikan lembaga negara bekerja secara profesional, kepercayaan publik masih mungkin dipulihkan.
Sebaliknya, jika kritik dianggap sebagai ancaman dan pemerintah terlalu sibuk mempertahankan citra, persoalan yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi krisis kepercayaan.
Maka pertanyaan sebenarnya bukan hanya, “Apakah Prabowo bisa digulingkan?”
Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: seberapa lama sebuah pemerintahan mampu bertahan ketika kepercayaan publik terus terkikis?
Untuk saat ini, jawabannya cukup jelas. Prabowo belum berada di ambang pemakzulan.
Namun, lampu kuning sudah menyala.
Dalam politik, lampu kuning bukan tanda bahwa perjalanan harus dihentikan. Tetapi ia juga bukan lampu hijau untuk terus melaju seolah tidak ada masalah.
Ia adalah peringatan agar pemerintah mulai menginjak rem, membaca keadaan, dan memperbaiki arah sebelum tekanan berubah menjadi krisis.
Sebab pada akhirnya, kekuasaan tidak hanya bertahan karena kuatnya dukungan politik. Kekuasaan juga bertahan karena rakyat masih percaya bahwa pemerintah layak dipercaya.
Dan ketika kepercayaan itu mulai retak, angka survei seharusnya tidak dipandang sebagai sekadar angka.
Ia adalah suara peringatan.[dit]
