Keterangan tersebut kemudian menjadi dasarnya untuk memberikan tanggapan secara terbuka. Alih-alih membenarkan adanya agenda politik sebagaimana tudingan yang dikaitkan dengannya, sang gubernur justru mengemas jawabannya dalam bentuk permainan bahasa yang bernuansa khas Jawa Barat.
Bagi Dedi, perannya sekarang memimpin wilayahnya dan memastikan program pembangunan berjalan. Ia menutup tanggapannya terhadap pernyataan Said Didu dengan tetap menyampaikan apresiasi kepada pihak yang menyampaikan analisis tersebut.
Gelar Sayembara Penangkapan Begal, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bersumber dari Kantong Pribadi
“Saya ucapkan terima kasih, salam buat bapak. Semoga bapak sehat, bahagia selalu, dan tetap kritis untuk kepentingan bangsa dan negara. Hatur nuhun, bapak,” ucapnya.
Sebelumnya, Said Didu menyebut bahwa dirinya mendapatkan informasi terkait afiliasi Dedi Mulyadi. Ia disebut terlibat dalam Kubu Singapura, Solo, dan Bandung atau SSB. Untuk yang Bandung adalah Dedi Mulyadi.
“Ada segitiga SSB: Singapura, Solo, Bandung,” ujar Said Didu.
SSB Kapuas Khatulistiwa Terbaik di Kalimantan Barat
Ia menyebut informasi yang diperolehnya datang dari berbagai pihak. Ia juga mengklaim mendapatkan informasi dari kalangan internal.
“Ah, banyak sekali informasi saya yang sudah dapat sampai saat ini dipasok lihat sama kalangan-kalangan di dalam ya. Saya kan tiap hari muter aja ke mana-mana dapat informasi. Nah, dan tanda-tandanya sangat jelas,” katanya. (*)
