Fakta Nasional

Denada Lakukan Oplas, Katanya Bukan untuk Cari Pasangan

FAKTANASIONAL.NET - Penyanyi Denada melakukan operasi plastik (oplas) di wajahnya. Itu membuatnya tampak tetap cantik dan lebih muda. Anak mendiang penyanyi legendaris Indonesia, Emilia Contessa, itu menjalani oplas kantung mata di Masterpiece Hospi…

Penulis: Djono W Oesman Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 08 September 2026 📖 1 menit
Denada Lakukan Oplas, Katanya Bukan untuk Cari Pasangan
Denada Tambunan. Foto: Instagram

FAKTANASIONAL.NET - Penyanyi Denada melakukan operasi plastik (oplas) di wajahnya. Itu membuatnya tampak tetap cantik dan lebih muda.

Anak mendiang penyanyi legendaris Indonesia, Emilia Contessa, itu menjalani oplas kantung mata di Masterpiece Hospital, Thailand, Nobemver tahun lalu.

Pengakuan Haru Denada: Ressa Rizky Rosano Adalah Anak Kandung

Warganet menudingnya melakukan oplas untuk mendapatkan pasangan baru. Namun Denada membantah tudingan itu.

"Memangnya nggak boleh dandan dan cantik buat diri sendiri?" kata Denada kepada wartawan di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Janda dua anak yang kini berusia 47 tahun itu hanya ingin menyenangkan diri sendiri.

Denada bahkan senang dan bahagia memiliki wajah cantik yang tak ternilai harganya. "Aku dandan buat diri sendiri, biar happy," ucapnya.

Mantan istri Jerry Aurum yang kini menjadi orang tua tunggal dari anak perempuannya itu tetap ingin bekerja untuk mendapatkan nafkah.

Jual Rumah Terbengkalai, Denada Tuai Sorotan dan Komentar Pedas Warganet

Tapi jika nanti mendapatkan jodoh, Denada hanya bisa mensyukuri saja.

Toh, selama ini Denada sudah move on dari prceraiannya dan siap mencari pendamping lagi.

"Aku sudah buka hati selebar-lebarnya, kalau Allah mengirimkan jodoh yang bisa membahagiakan aku, why not? Yang penting aku happy," ujar Denada. (*)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK