Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Negara Klaim Hemat Rp50 Triliun

FAKTANASIONAL.NET – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah melakukan efisiensi terhadap ratusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hingga September 2026, sebanyak 328 BUMN disebut telah ditutup dan langkah tersebut diklaim mampu menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab dan dikutip pada Rabu, 16 September 2026.

Dalam keterangannya, penghematan tersebut terutama berasal dari berkurangnya biaya operasional atau overhead, seperti gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, kendaraan, hingga rapat kerja.

“BUMN umpamanya, sampai hari ini kita sudah tutup 328 BUMN lebih. Itu kita bisa hemat Rp 50 triliun dari overhead. Gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, rapat kerja,” kata Prabowo, dikutip dari kompas.

Menurut Prabowo, proses efisiensi belum berhenti. Hingga akhir 2026, pemerintah masih menargetkan penutupan sekitar 400 BUMN lainnya. Dengan demikian, total BUMN yang ditutup diproyeksikan mencapai sekitar 750 perusahaan.

Prabowo menyebut penutupan ratusan perusahaan tersebut dilakukan karena dinilai tidak menguntungkan.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pemerintah memperkirakan efisiensi dari restrukturisasi tersebut dapat mencapai Rp100 triliun.

Exit mobile version