JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas mendesak Polri mengusut tuntas kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 28,3 kilogram yang berhasil digagalkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Dalam pengungkapan tersebut, aparat menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai kurir, yakni Ahmat Wahyudi (29) yang bertugas sebagai kurir darat dan Hanizam (30) yang berperan sebagai kurir laut atau becak laut untuk menjemput sabu di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Hasbiallah mengatakan pengungkapan barang bukti dalam jumlah besar tersebut harus menjadi pintu masuk bagi aparat untuk membongkar jaringan narkotika hingga ke aktor utama yang berada di balik penyelundupan.
“Polri jangan berhenti pada penangkapan kurir. Kasus ini harus diusut sampai tuntas, siapa bandar yang mengendalikan, siapa yang membiayai, dan siapa calon penerima barang haram tersebut di Indonesia harus dibongkar,” ujar Hasbiallah, Kamis (24/9/2026).
Menurut Hasbi, sapaan akrab Hasbiallah Ilyas, penangkapan kurir memang penting, tetapi langkah tersebut harus dilanjutkan dengan pengembangan penyidikan. Terlebih, sabu yang diselundupkan mencapai 28,3 kilogram dan diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lintas negara.
“Jangan sampai pola penanganannya hanya berhenti pada kurir lapangan. Para kurir biasanya bukan aktor utama. Aparat perlu mengejar jaringan di atasnya sehingga proses penegakan hukum benar-benar memutus mata rantai peredaran narkoba,” katanya.
