Daerah  

Diduga Depresi akibat Putus Cinta, Wanita di Sidoarjo Dievakuasi dari Atas Jembatan Layang

Diduga Depresi akibat Putus Cinta, Wanita di Sidoarjo Dievakuasi dari Atas Jembatan Layang (Facebook)
FAKTANASIONAL.NET – Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo bersama aparat kepolisian mengevakuasi seorang wanita muda berinisial NA (22) yang nekat memanjat pagar pembatas jembatan layang di kawasan Gendangan, Sidoarjo, pada Selasa (6/10/2026) siang. Aksi nekat tersebut diduga dipicu oleh depresi berat setelah korban putus cinta dengan kekasihnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis selama kurang lebih 30 menit. Petugas harus membujuk korban secara perlahan karena posisinya yang sangat membahayakan di tepi jembatan yang tinggi. Arus lalu lintas di bawah jembatan layang sempat mengalami kemacetan panjang akibat banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat peristiwa tersebut.
Komandan Regu Penyelamat BPBD Sidoarjo, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.15 WIB mengenai adanya seorang wanita yang menangis histeris di atas jembatan. Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan tindakan penyelamatan darurat.
“Saat kami tiba di lokasi, kondisi korban sudah sangat histeris dan terus menangis di tepi pagar pembatas. Kami harus menggunakan pendekatan persuasif, membujuknya secara perlahan agar mau menjauh dari tepi jembatan. Alhamdulillah, setelah bernegosiasi dibantu warga sekitar, korban berhasil kami rangkul dan evakuasi ke tempat yang aman,” ujar Ahmad Fauzi saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan dari pihak kerabat yang segera datang ke lokasi, tindakan nekat NA diduga kuat karena faktor asmara. Korban disebut baru saja mengakhiri hubungan dengan tunangannya secara mendadak, yang membuatnya mengalami tekanan psikologis berat.
Kapolsek Gedangan, Kompol Wahyu Asmoro, membenarkan adanya insiden tersebut dan memastikan korban saat ini sudah berada dalam kondisi aman serta dalam penanganan medis.
“Benar, hari ini personel kami bersama tim siber dan BPBD mengevakuasi seorang wanita di jembatan layang Gedangan. Motif sementara diduga kuat karena depresi akibat putus cinta. Saat ini korban sudah kami bawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan pendampingan psikologis guna menenangkan kondisinya,” jelas Kompol Wahyu Asmoro.

Setelah dipastikan kondisinya stabil, petugas rencananya akan menyerahkan NA kembali kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pengawasan dan perawatan lebih lanjut di rumah. sak
Exit mobile version