Jika sedang ingin bersantai, Lucy bisa menghabiskan waktu menari bersama teman-temannya sampai pukul 2 pagi. “Genetikku membuatku tidak perlu banyak tidur. Terima kasih, Ayah dan Ibu,” ujarnya.
Kekayaan besar ternyata tidak membuat Lucy tertarik berhenti bekerja. “Aku pernah mencoba pensiun dan tidak berhasil. Konsep hari libur tidak masuk akal bagiku. Aku suka menggunakan otakku,” katanya.
Ketika mendapat predikat miliarder, reaksi pertamanya justru LOL. Menurutnya, perubahan paling terasa adalah semakin banyak barang promosi gratis yang diterima.
“Aku suka barang-barang gratis. Aku baru saja mendapat empat jenis chilli oil yang berbeda. Aku suka chilli oil,” ujarnya, dikutip dari detikINET.
Saat ini, Lucy fokus mengembangkan Passes, platform kreator yang didirikannya pada 2022. Perusahaan tersebut memiliki sekitar 50 staf dan memungkinkan kreator memperoleh penghasilan melalui merchandise, siaran langsung, serta langganan berbayar.
Lucy terinspirasi dari Kylie Jenner dan Jake Paul dalam membangun merek yang menguntungkan. Meski Passes kerap dibandingkan dengan OnlyFans, ia menilai platformnya lebih mirip Patreon.
“Kami telah menciptakan banyak jutawan, itu sangat menggembirakan,” ucapnya.[dit]
