JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau hasil rehabilitasi total SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta di Jalan Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).
Penataan dua sekolah dalam satu kompleks terintegrasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan di tengah keterbatasan ruang perkotaan. Bangunan kedua sekolah sebelumnya telah berusia lebih dari 50 tahun.
Melalui rehabilitasi total dengan nilai kontrak Rp101,3 miliar, SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta kini menempati gedung bertingkat dengan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap. Gedung baru tersebut telah digunakan sejak awal tahun ajaran 2026–2027.
“Menurut saya, sekolah ini tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Fasilitasnya lengkap, mulai dari lift, perpustakaan, kantin, ruang belajar yang representatif, hingga sarana olahraga,” ujar Gubernur Pramono.
Kompleks sekolah dilengkapi ruang kelas dan ruang penunjang, akses ramah disabilitas, sistem proteksi kebakaran, lapangan basket, lapangan sepak bola mini, serta ruang terbuka hijau.
Menurut Gubernur Pramono, pembangunan secara vertikal menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan di Jakarta yang memiliki keterbatasan lahan. Penggabungan dua sekolah dalam satu kawasan juga membuat pemanfaatan ruang lebih efektif.
“Karena lokasinya berdekatan, kedua sekolah ini ditata menjadi satu kesatuan yang lebih terintegrasi. Kami ingin memastikan siswa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan inklusif,” katanya.
Penataan tersebut turut memperbaiki pola pembelajaran di SMPN 91 Jakarta. Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam dua sif. Setelah gedung baru beroperasi, pembelajaran dapat berlangsung dalam satu sif.
