Pada sasaran fisik, TMMD ke-130 TA 2026 mencakup penyiapan dan peningkatan jalan, pengecoran jalan, pembangunan jembatan, serta pembuatan gorong-gorong.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil usaha masyarakat, serta membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah sasaran.
Sementara itu, kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan hukum, pertanian, pencegahan stunting, penanggulangan bencana dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mensosialisasikan informasi Penerimaan prajurit TNI Putra Asli Dayak kepada pemuda – pemudi Dayak yang ingin bergabung menjadi anggota TNI. Program pendukung lainnya mencakup pengobatan massal, pelayanan pembuatan SIM dan akta kelahiran, pasar murah, serta pembagian sembako bagi masyarakat.
TMMD kali ini juga menghadirkan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), antara lain rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit MCK dan satu unit sumur bor, penyiapan lahan ketahanan pangan, pengecatan sekolah, pembersihan lingkungan, penanganan stunting, serta program Bersatu dengan Alam.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-130 ini, Kodim 1013/Mtw bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, program tersebut diharapkan menjadi penggerak kemajuan desa, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Muara Bakah dan sekitarnya.
Sumber informasi: Infoserdadu.com dan pemberitaan terkait pelaksanaan TMMD ke-130 di Barito Utara.(Van)
