Polkam  

Pemerintah Tetap Siaga Hadapi Karhutla

Pemerintah Tetap Siaga Hadapi Karhutla/dok.rri

FAKTANASIONAL.NET – Turunnya curah hujan di sejumlah wilayah rawan karhutla tidak membuat pemerintah menurunkan kesiagaan. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) justru memperkuat operasi penanganan dengan mengerahkan tambahan 25.259 personel gabungan hingga Oktober 2026.

Dengan penambahan tersebut, total kekuatan personel yang diterjunkan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan kini mencapai 69.190 orang. Jumlah ini mengalami lonjakan signifikan sekitar 57,5 persen jika dibandingkan dengan kekuatan di lapangan pada pertengahan September 2026 yang tercatat sebanyak 43.931 orang.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, menjelaskan perkembangan ini dalam sesi konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat pada Rabu (14/10/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh sumber daya yang tersedia dioptimalkan secara maksimal untuk pemadaman di lapangan.

“Upaya pemadaman ini mengerahkan segala sumber daya yang ada dan dioptimalkan,” ujar Honi.

Operasi penanganan karhutla ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur instansi dan elemen masyarakat. Kekuatan gabungan tersebut berasal dari TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), pemerintah daerah, hingga melibatkan unsur dunia usaha dan relawan.

Pengerahan personel difokuskan untuk memperkuat operasi pemadaman, baik melalui jalur darat maupun dukungan udara. Koordinasi antarlembaga juga terus digalakkan guna merespons dengan cepat setiap kemunculan titik api baru.

Honi mengingatkan bahwa mulai turunnya hujan di sejumlah daerah tidak boleh membuat satuan tugas lengah. Risiko kebakaran masih mengancam, sehingga tingkat kewaspadaan harus tetap dijaga ketat selama potensi karhutla belum sepenuhnya reda.