China Desak Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat dan Buka Akses Gaza

China Desak Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat dan Buka Akses Gaza/ RUERETES

Meski menyampaikan desakan tersebut, Wang turut menyatakan bahwa Beijing bersedia bekerja sama dengan Israel. Kerja sama bilateral itu diharapkan dapat terus dikembangkan sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap hubungan kedua negara.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa China ingin mempertahankan ruang kerja sama diplomatik dengan Israel, sembari menyampaikan tuntutannya terkait persoalan Palestina.

Selain menyoroti permukiman di Tepi Barat, Wang Yi menekankan pentingnya membuka kembali akses penuh ke Jalur Gaza. Menurutnya, langkah tersebut menjadi prioritas mendesak untuk mencegah memburuknya kondisi kemanusiaan di wilayah itu.

Wang memperingatkan bahwa sekitar dua juta penduduk Gaza berisiko menghadapi bencana kemanusiaan yang lebih parah apabila akses penuh tidak segera dipulihkan.

Ia menggambarkan keadaan regional saat ini masih jauh dari kondisi damai dan tenang. Situasi tersebut, menurut Wang, memperkuat urgensi langkah-langkah yang dapat membantu meredakan krisis.

China kembali menempatkan solusi dua negara sebagai pendekatan yang tepat dalam menyelesaikan persoalan Palestina. Melalui pertemuan di Baku tersebut, Beijing menyampaikan dua tuntutan utama kepada Israel, yakni menghentikan perluasan permukiman di Tepi Barat dan membuka kembali akses penuh ke Jalur Gaza.

Desakan itu disampaikan bersamaan dengan pernyataan China mengenai kesediaannya memperkuat hubungan bilateral dengan Israel.[dit]

Exit mobile version