Fakta Nasional

Oknum Karyawan Bobol Bank Kalteng Rp16,4 Miliar Untuk Judi Online dan Beli Aset

​FAKTA GROUP – Kasus kriminal perbankan yang melibatkan oknum internal PT Bank Kalteng kini memasuki babak baru di Pengadilan Negeri Palangkaraya. Terdakwa bernama Riky, seorang asisten card center, terungkap telah memanipulasi sistem IT bank untuk…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Yusvan Connery Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 11 April 2026 📖 1 menit
Oknum Karyawan Bobol Bank Kalteng Rp16,4 Miliar Untuk Judi Online dan Beli Aset

​FAKTA GROUP – Kasus kriminal perbankan yang melibatkan oknum internal PT Bank Kalteng kini memasuki babak baru di Pengadilan Negeri Palangkaraya. Terdakwa bernama Riky, seorang asisten card center, terungkap telah memanipulasi sistem IT bank untuk menguras dana hingga mencapai Rp16.473.675.000.

Berdasarkan rangkuman yang Faktakalteng.id kumpulkan dari berbagai sumber hari ini, Sabtu 11 April 2026.

​Aksi ilegal pelaku ini dilakukan dalam rentang waktu sejak bulan November 2023 hingga bulan Agustus 2024.

Berikut adalah detail modus yang dijalankan terdakwa:
​Terdakwa memanfaatkan celah keamanan pada menu "reset password" di sistem aplikasi bank. Ia mencatut User ID milik atasannya untuk memberikan persetujuan (approval) atas 205 transaksi ilegal secara mandiri.

​Dana yang ditarik disamarkan sebagai transaksi pembayaran gaji (payroll) pihak ketiga untuk mengelabui sistem pengawasan internal.

​​Berdasarkan fakta persidangan, uang hasil kejahatan tersebut habis digunakan untuk:

​Judi Online: Deposit slot mencapai Rp300 juta per hari.
​Aset Properti & Kendaraan: Pembelian tanah kost dan mobil Toyota Innova Reborn.
​Barang Mewah: Laptop kelas atas serta perhiasan emas untuk keluarga.

​Saksi ahli menyebutkan adanya kelemahan serius dalam segregation of duties (pembagian tugas) pada unit IT.

Hal ini memungkinkan staf level bawah mengakses fitur vital yang seharusnya menjadi otoritas pimpinan. Akibat perbuatannya, Riky terancam jeratan Pasal 49 ayat (1) UU RI No. 4 Tahun 2023 tentang P2SK.

​Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menegaskan bahwa insiden ini merupakan tindakan oknum individual dan tidak mempengaruhi stabilitas bank.

​"Kami menjamin Dana nasabah tetap aman dan operasional bank berjalan normal.
Kami tidak mentoleransi pelanggaran integritas dan telah melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperketat lagi sistem pengendalian internal,"Tegasnya.

​Meski mengalami kerugian belasan miliar, manajemen memastikan kondisi keuangan tetap kokoh mengingat total aset Bank Kalteng yang mencapai Rp15 triliun. Saat ini, persidangan masih terus berlanjut dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.(Van)

Sumber : https://voxkalteng.com/begini-cara-riky-bobol-uang-bank-kalteng-hingga-rp16-miliar/


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK