Fakta Nasional

Agensi Dikritik Keras, Comeback LE SSERAFIM 'BOOMPALA' Picu Kemarahan Fans Gara-Gara Sosok Ini!

FAKTANASIONAL.NET- Girl group papan atas, LE SSERAFIM, kini tengah berada di bawah sorotan tajam publik menyusul perilisan karya terbaru mereka yang bertajuk 'BOOMPALA'. Bukannya menuai apresiasi atas kerja keras mereka, momen comeback kali ini just…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 24 May 2026 📖 1 menit
Agensi Dikritik Keras, Comeback LE SSERAFIM 'BOOMPALA' Picu Kemarahan Fans Gara-Gara Sosok Ini!
Agensi Dikritik Keras, Comeback LE SSERAFIM 'BOOMPALA' Picu Kemarahan Fans Gara-Gara Sosok Ini!/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET- Girl group papan atas, LE SSERAFIM, kini tengah berada di bawah sorotan tajam publik menyusul perilisan karya terbaru mereka yang bertajuk 'BOOMPALA'.

Bukannya menuai apresiasi atas kerja keras mereka, momen comeback kali ini justru memicu gelombang kritik masif dari kalangan netizen.

Melansir laporan media hiburan K-Pop internasional, pangkal persoalan bersumber dari keterlibatan seorang penari latar pria yang disinyalir merupakan trainee rahasia dari agensi Source Music.

Kemarahan para penggemar dipicu oleh keputusan manajemen yang memberikan jatah solo dance break cukup panjang kepada penari latar tersebut.

Sosok misterius ini mendapatkan sorotan utama, baik dalam penampilan panggung langsung maupun dalam video koreografi resmi di kanal Studio Choom.

Netizen menuduh Source Music sengaja menjalankan strategi piggyback marketing, yaitu mendompleng ketenaran LE SSERAFIM demi mengorbitkan calon artis baru mereka.

Posisi sang penari yang berada di pusat formasi (center) selama hampir 10 detik dinilai telah merebut panggung yang seharusnya menjadi hak penuh para anggota grup.

Kritik tajam pun berhamburan di komunitas online, menyebut taktik ini sangat murahan dan merusak estetika koreografi.

Sentimen negatif publik semakin berlipat ganda mengingat kondisi internal grup yang sedang tidak lengkap. Pemimpin grup, Kim Chaewon, saat ini terpaksa absen dari seluruh aktivitas promosi akibat cedera leher yang dideritanya.

Alih-alih fokus memaksimalkan penampilan anggota yang tersisa, agensi dianggap ceroboh dengan menyisipkan kepentingan promosi pihak luar.

Fans merasa dikhianati karena lagu utama dari album penuh ini dieksploitasi untuk kepentingan komersial lain. Banyak netizen berpendapat bahwa promosi semacam ini mungkin bisa dimaklumi jika dilakukan untuk panggung spesial atau lagu B-side, tetapi sangat tidak pantas untuk sebuah title track.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK