Ambisi Walikota Banjarmasin Perluas Taman Jahri Saleh dan Relokasi Sekolah
FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Kota Banjarmasin sedang menyiapkan langkah besar untuk mengubah wajah Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh menjadi lebih modern dan representatif. Fokus utama pembangunan tahun ini tertuju pada perluasan lahan yang dianggap…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Kota Banjarmasin sedang menyiapkan langkah besar untuk mengubah wajah Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh menjadi lebih modern dan representatif.
Fokus utama pembangunan tahun ini tertuju pada perluasan lahan yang dianggap sudah tidak mampu lagi menampung antusiasme warga serta pengembangan fasilitas edukasi yang lebih lengkap.
Walikota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menilai bahwa transformasi ini adalah kunci untuk menciptakan ikon wisata keluarga yang bermartabat di Kalimantan Selatan.
“Kita ingin Taman Edukasi Satwa ini bisa diperluas lagi karena masih kurang dua hektar untuk bisa menambah isinya,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).Berita Kota Banjarmasin
Pada Rabu (15/4/2026), Walikota Banjarmasin menyampaikan bahwa kebutuhan lahan tambahan minimal dua hektare adalah target yang realistis. Luas area yang ada saat ini dinilai terlalu sempit untuk menambah koleksi satwa maupun infrastruktur pendukung lainnya.
Untuk merealisasikan visi tersebut, pemerintah kota melirik lahan SDN Sungai Jingah 4 yang letaknya bersinggungan langsung dengan kawasan taman edukasi tersebut.
Integrasi lahan ini dianggap sebagai solusi Shortcut Thinking untuk mempercepat pembangunan tanpa harus mencari lahan baru di lokasi yang jauh dari pusat keramaian.
Koordinasi intensif antar instansi kini tengah dilakukan agar pengembangan kawasan ini tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar, namun justru meningkatkan nilai ekonomi wilayah tersebut.
Relokasi sekolah ini bukan sekadar demi kepentingan taman, melainkan wujud kepedulian Walikota Banjarmasin terhadap kelayakan sarana pendidikan. Kondisi gedung SDN Sungai Jingah 4 yang rusak parah dan lokasinya yang berada di pinggir jalan raya dianggap membahayakan keselamatan siswa.
Pemerintah kota lebih memilih membangun gedung baru yang lebih aman daripada sekadar melakukan renovasi di lokasi yang sama.
Lahan pengganti telah disiapkan tidak jauh dari lokasi lama untuk memastikan aksesibilitas siswa dan guru tetap terjaga.
Melalui kebijakan ini, pemerintah kota tidak hanya berhasil memperluas destinasi wisata edukasi, tetapi juga menjamin fasilitas sekolah yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi masa depan generasi muda di Banjarmasin.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.