Fakta Nasional

Anggaran BTT untuk Karhutla Kalteng Rp70 Miliar, Netizen: Bagi Dua Yah

FAKTANASIONAL.NET - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mulai menunjukkan peningkatan, sehingga DPRD Kalimantan Tengah mendesak Pemerintah Provinsi segera merealisasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) se…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 04 August 2026 📖 2 menit
Anggaran BTT untuk Karhutla Kalteng Rp70 Miliar, Netizen: Bagi Dua Yah
Anggaran BTT untuk Karhutla Kalteng Rp70 Miliar, Netizen: Bagi Dua Yah/(Facebook)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mulai menunjukkan peningkatan, sehingga DPRD Kalimantan Tengah mendesak Pemerintah Provinsi segera merealisasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp70 miliar untuk mempercepat penanganan bencana.

Dana BTT tersebut telah dialokasikan dalam APBD Provinsi Kalimantan Tengah sebagai anggaran darurat yang dapat digunakan untuk berbagai kondisi kebencanaan, termasuk penanggulangan karhutla.

Unggahan pegiat media sosial Komang Suarta mengenai anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah memantik beragam respons dari warganet.

Komang menyoroti besarnya dana darurat yang disiapkan pemerintah untuk penanganan karhutla.

"Bayangkan dana 70 miliar akan diserap oleh wilayah yang terbakar/dibakar. Yoooo, mari kita jaga bersama wilayah Kalteng dari Karhutla. Pengawasan lebih penting, karena jika selalu terjadi kebakaran besar di areal itu, berarti pengawasannya kurang," tulis Komang Suarta, dikutip redaksi 3/8/2026.

Unggahan tersebut mendapat puluhan tanda suka dan komentar. Sebagian netizen mendukung pentingnya pengawasan agar kebakaran dapat dicegah sejak dini, sementara lainnya melontarkan kritik dan dugaan terkait penyebab kebakaran yang terus berulang setiap musim kemarau.

Isu penggunaan anggaran Rp70 miliar juga menjadi perhatian publik. Sejumlah komentar mempertanyakan efektivitas pencegahan dibandingkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan ketika kebakaran telah terjadi.

Meski demikian, hingga kini belum ada bukti yang mendukung berbagai dugaan yang disampaikan sebagian warganet mengenai pihak-pihak yang dianggap berada di balik kebakaran. Dugaan tersebut masih sebatas opini pribadi dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Beberapa komentar yang muncul di kolom diskusi antara lain:

Dehen T Djenta berkomentar, "Pembakaran skala besar nah. Biasa gawin mafia PBS ih. Tapi ji ironis, terduga pelaku te pasti masyarakat."

(Pernyataan ini merupakan opini pribadi dan belum didukung bukti maupun keterangan resmi.)

Budi Sevenson menulis, "Supaya dana terealisasi pasti bakehu, dan asap di mana-mana, amun diya kuta diya cair," disertai emoji tertawa.

Alin berkomentar singkat, "Bagi due ih tah due, nim.." yang bernada satire.

Diskusi tersebut mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Di sisi lain, berbagai tudingan yang muncul di media sosial tetap perlu disikapi secara hati-hati dan mengedepankan fakta serta hasil penyelidikan aparat berwenang sebelum menarik kesimpulan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK