Fakta Nasional

Apakah Stres Berkepanjangan Bisa Memicu Kulit Gatal dan Kemerahan?

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Stres sering dianggap hanya berpengaruh pada kondisi psikologis, namun faktanya stres berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan fisik, termasuk kondisi kulit. Banyak orang mengeluhkan munculnya rasa gatal disertai kem…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 09 June 2025 📖 1 menit
Apakah Stres Berkepanjangan Bisa Memicu Kulit Gatal dan Kemerahan?
Kulit Gatal/(ilustrasi/@pixabay)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Stres sering dianggap hanya berpengaruh pada kondisi psikologis, namun faktanya stres berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan fisik, termasuk kondisi kulit.

Banyak orang mengeluhkan munculnya rasa gatal disertai kemerahan pada kulit saat sedang menghadapi tekanan batin.

Apakah ini benar-benar ulah stres? Artikel ini akan mengupas tuntas mekanisme, gejala, dan tips pencegahan kulit gatal kemerahan akibat stres.

Ketika stres memuncak, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin dalam jumlah lebih tinggi. Hormon ini dapat menurunkan kinerja sistem kekebalan tubuh dan memicu pelepasan zat peradangan (sitokin) yang menyebabkan kulit lebih sensitif.

Akibatnya, lapisan pelindung kulit melemah, air gampang hilang (trans-epidermal water loss), dan bakteri pun mudah berkembang biak. Kombinasi inilah yang memicu rasa gatal dan bercak kemerahan.

Eksim (Dermatitis Atopik)
Eksim sering memburuk saat stres, ditandai kulit kering, bersisik, dan sangat gatal.

Psoriasis
Pada penderita psoriasis, stres memicu munculnya plak tebal berwarna kemerahan yang kulitnya mudah mengelupas.

Urtikaria (Biduran)
Gatal tiba-tiba disertai bentol kemerahan bisa menjadi respons alergi nonspesifik akibat stres berlebihan.

Stres Umum dan Faktor Pencetus

Tekanan kerja atau sekolah

Masalah keuangan

Konflik keluarga atau perceraian

Kehilangan orang terdekat

Bullying pada anak dan remaja

Rasa gatal intens, terutama malam hari

Bercak kemerahan menyebar, terkadang berair

Kulit terasa panas dan kering

Rasa terbakar ringan saat diusap

Manajemen Stres

Meditasi atau pernapasan dalam

Olahraga ringan secara rutin

Istirahat cukup dan tidur berkualitas

Perawatan Kulit

Gunakan pH-balanced cleanser dan pelembap hipoalergenik

Hindari sabun keras, deterjen wangi, atau air panas

Kompres dingin pada area gatal untuk mengurangi inflamasi

Konsultasi Medis
Jika gejala menetap lebih dari dua minggu, segera konsultasi ke dokter kulit untuk terapi topikal atau obat antiradang.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK