Fakta Nasional

Atasi Darurat Sampah, Tangsel Terima Bantuan Alat Pencacah Plastik

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Masalah tumpukan sampah di Tangerang Selatan mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak. Guna mengoptimalkan pengelolaan limbah rumah tangga, bantuan teknologi mulai dikerahkan ke titik-titik krusial pengolahan sam…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 18 December 2025 📖 1 menit
Atasi Darurat Sampah, Tangsel Terima Bantuan Alat Pencacah Plastik
Sorotan Tajam PSI: Sampah Ciputat-Serpong Tak Tuntas Hanya dengan Terpal/(instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Masalah tumpukan sampah di Tangerang Selatan mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Guna mengoptimalkan pengelolaan limbah rumah tangga, bantuan teknologi mulai dikerahkan ke titik-titik krusial pengolahan sampah di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Budi Prajogo, memberikan bantuan berupa alat pencacah plastik kepada sejumlah pengelola TPS 3R dan Bank Sampah di Tangsel, dikutip pada 17 Desember 2025.

Beberapa lokasi penerima di antaranya adalah TPS Manyar, TPS RW 17 Jombang, dan TPS Kampung Dadap Rawa Buntu. Bantuan ini diharapkan dapat memproses sampah plastik menjadi material yang lebih bernilai guna, sekaligus memperpanjang napas TPA Cipeucang yang kapasitasnya kian menipis.

Ajakan Mengalihkan Sampah Rumah Tangga

Melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Banten, program ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar tidak langsung membuang sampah ke pembuangan akhir.

Budi mengajak warga untuk mulai memilah dan menyalurkan sampah ke Bank Sampah terdekat. Dengan adanya alat pencacah ini, proses reduksi sampah di tingkat hulu menjadi lebih efisien, sehingga kualitas lingkungan di Tangerang Selatan dapat terjaga dengan lebih baik di masa depan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK