Fakta Nasional

Atlet Kickboxing Nasional Viona Amalia Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual: Jangan Tukar Prestasi dengan Harga Diri

FAKTANASIONAL.NET – Atlet kickboxing nasional, Viona Amalia Adinda Putri, mengambil langkah besar dengan mengungkap dugaan kekerasan seksual yang dialaminya di lingkungan olahraga. Meski sempat diliputi rasa malu dan ketakutan, Viona memutuskan untu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 17 March 2026 📖 2 menit
Atlet Kickboxing Nasional Viona Amalia Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual: Jangan Tukar Prestasi dengan Harga Diri
/Dok. Kemenpora

FAKTANASIONAL.NET – Atlet kickboxing nasional, Viona Amalia Adinda Putri, mengambil langkah besar dengan mengungkap dugaan kekerasan seksual yang dialaminya di lingkungan olahraga.

Meski sempat diliputi rasa malu dan ketakutan, Viona memutuskan untuk bersuara guna memastikan tidak ada atlet lain yang mengalami nasib serupa.

Langkah ini diambil setelah upaya penyelesaian melalui jalur internal federasi dinilai tidak memberikan perlindungan serta keadilan yang ia harapkan.

Kekecewaan terhadap Jalur Internal

Viona mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti prosedur dengan bersurat kepada Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI).

Namun, proses tersebut dianggap berlarut-larut dan tidak menghasilkan keputusan yang tegas bagi korban.

“Saya sudah buat pengaduan bersurat ke PP KBI, lalu saya juga terus melakukan follow-up lewat WhatsApp dan telepon sampai akhirnya dibentuk tim kode etik,” ujar Viona pada Senin (16/3/2026).

Merasa proses internal menemui jalan buntu, Viona akhirnya memberanikan diri membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan terduga pelaku ke pihak kepolisian.

Sebelumnya, ia juga telah berkoordinasi dengan KONI daerah setempat.

Berjuang Sendiri demi Keadilan

Insiden yang dilaporkan Viona terjadi saat dirinya tengah menjalani masa latihan intensif. Di tengah fokus mengejar prestasi, ia justru mendapatkan perlakuan tidak pantas.

Menariknya, dalam proses pelaporan ke kepolisian, Viona mengaku menjalaninya tanpa pendampingan kuasa hukum.

Ia mengakui bahwa keberanian ini muncul setelah melewati masa-masa sulit dalam memendam rasa malu.

“Jujur awalnya saya malu dan tidak punya keberanian. Makanya saya hanya lapor secara internal (federasi) saja secara prosedur,” katanya.

Viona menegaskan bahwa langkah mandiri ini ia tempuh sebagai bentuk perjuangan menjaga harga diri dan martabat sebagai seorang perempuan sekaligus atlet.

Pesan untuk Atlet Perempuan

Melalui pengakuan pahitnya ini, Viona berharap dapat memicu keberanian bagi atlet perempuan lainnya agar lebih waspada dan berani bersuara jika mengalami tindakan pelecehan dalam bentuk apa pun di lingkungan pelatihan.

“Saya minta tolong kepada atlet perempuan untuk jaga diri masing-masing. Jangan ragu untuk melapor. Mungkin kejadian seperti ini banyak, tapi jarang yang tidak mau bicara,” tutur Viona.

Ia menutup pernyataannya dengan sebuah pesan kuat bagi seluruh pejuang olahraga di tanah air.

“Jangan pernah menukar prestasi dengan harga diri dan martabat kalian,” pungkasnya.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK