Fakta Nasional

Baku Tembak Brigadir J Terbantahkan, Kisah Ferdy Sambo Kembali Dibuka Netflix

FAKTANASIONAL.NET - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kembali menjadi perhatian publik setelah Netflix menghadirkan dokumenter kriminal berjudul Skenario Sang Jenderal. Film tersebut tayang secara global sejak 18…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 21 September 2026 📖 2 menit
Baku Tembak Brigadir J Terbantahkan, Kisah Ferdy Sambo Kembali Dibuka Netflix
Baku Tembak Brigadir J Terbantahkan, Kisah Ferdy Sambo Kembali Dibuka Netflix/Netflix

FAKTANASIONAL.NET - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kembali menjadi perhatian publik setelah Netflix menghadirkan dokumenter kriminal berjudul Skenario Sang Jenderal.

Film tersebut tayang secara global sejak 18 September 2026 dan mengangkat kembali rangkaian perkara yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Dokumenter berdurasi sekitar 1 jam 29 menit itu disutradarai Rob Sixsmith dan diproduksi bersama Beach House Pictures serta Tempo Media.

Netflix menggambarkan kisah tersebut sebagai cerita tentang seorang perwira muda yang tewas di rumah seorang jenderal, sebelum penyelidikan kemudian mengungkap dugaan upaya menutup-nutupi perkara di lingkungan kepolisian.

Peristiwa tersebut bermula pada 8 Juli 2022 ketika Brigadir J ditemukan meninggal dunia di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kasus Brigadir J pada awalnya diwarnai narasi bahwa Yosua tewas setelah terlibat baku tembak dengan Richard Eliezer atau Bharada E. Versi awal itu juga dikaitkan dengan dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Dalam perkembangan penyidikan, narasi tersebut kemudian terbantahkan. Proses hukum mengungkap bahwa perkara tersebut bukan baku tembak seperti cerita awal, melainkan berkembang menjadi kasus pembunuhan berencana.

Dalam perkara tersebut, Ferdy Sambo dinyatakan memerintahkan Richard Eliezer menembak Yosua. Penembakan ke arah dinding juga dilakukan untuk menciptakan kesan seolah-olah terjadi baku tembak.

Dokumenter Netflix kembali merangkai perjalanan perkara melalui berbagai dokumentasi, mulai dari tempat kejadian perkara, pemberitaan, penyelidikan, persidangan hingga kesaksian sejumlah narasumber.

Perkara tersebut tidak berhenti pada pembunuhan. Proses hukum juga mengungkap adanya perkara perintangan penyidikan atau obstruction of justice.

Pada Februari 2023, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman mati kepada Ferdy Sambo. Namun, pada tingkat kasasi Agustus 2023, Mahkamah Agung mengubah hukuman tersebut menjadi penjara seumur hidup.

Hukuman sejumlah terdakwa lain juga mengalami perubahan. Putri Candrawathi menjadi 10 tahun, Ricky Rizal delapan tahun, dan Kuat Ma'ruf 10 tahun. Sementara Richard Eliezer dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan setelah memperoleh status justice collaborator.

Kini, empat tahun setelah kasus Brigadir J mencuat, kisah tersebut kembali hadir melalui platform streaming global. Netflix menyediakan dokumenter Skenario Sang Jenderal dengan audio bahasa Indonesia dan Inggris serta sejumlah pilihan takarir.

Kehadiran dokumenter ini kembali membawa perhatian pada perubahan narasi kasus Brigadir J, dari cerita baku tembak hingga terungkapnya perkara pembunuhan berencana dan perintangan proses hukum.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK