Fakta Nasional

Banjir Bandang Cirebon Mengakibatkan Ribuan Rumah Terendam dan Kendaraan Terseret

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Banjir bandang melanda wilayah Cirebon pada Jumat malam, 17 Januari 2025. Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu di Kabupaten Kuningan. Dampaknya sangat besar, d…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 18 January 2025 📖 1 menit
Banjir Bandang Cirebon Mengakibatkan Ribuan Rumah Terendam dan Kendaraan Terseret
Banjir Bandang Cirebon 17 Januari 2025)(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Banjir bandang melanda wilayah Cirebon pada Jumat malam, 17 Januari 2025.

Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu di Kabupaten Kuningan.

Dampaknya sangat besar, dengan ribuan rumah terendam air dan sejumlah kendaraan terseret arus deras.

Situasi ini menimbulkan kepanikan di masyarakat, terutama di wilayah terdampak parah.

Empat kecamatan di Kota Cirebon mengalami dampak serius akibat banjir bandang, yaitu Harjamukti, Kesambi, Lemahwungkuk, dan Pekalipan.

Menurut Penjabat Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Kecamatan Lemahwungkuk menjadi wilayah dengan dampak terberat.

Ketinggian air di daerah ini mencapai 1,5 meter, memaksa warga untuk dievakuasi ke tempat aman.

Pemerintah telah mendirikan posko pengungsian di berbagai fasilitas umum untuk menampung korban banjir.

Ratusan warga kini mengungsi dan mendapatkan bantuan logistik dari tim tanggap darurat.

Upaya penyelamatan dan distribusi bantuan masih terus dilakukan, meskipun akses ke beberapa lokasi terdampak cukup sulit.

Di Desa Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, sekitar 200 rumah dan sebuah pondok pesantren terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Warga di desa ini berjuang menyelamatkan harta benda mereka, sementara tim evakuasi terus membantu pemindahan korban ke lokasi yang lebih aman.

Kerusakan juga terjadi di Desa Bayalangu Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Banjir merendam sekitar 100 hektare sawah yang baru ditanami, delapan ruang kelas di SDN 1 Bayalangu Kidul, serta jalan raya sepanjang tiga kilometer.

Aktivitas pertanian dan pendidikan terganggu secara signifikan akibat genangan air ini.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK