Banjir Dukungan, Yura Yunita Kirim Pelukan Virtual untuk Raisa dan Zalina
SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Penyanyi Raisa Andriana mendapat banyak dukungan moral dari rekan-rekan sesama musisi menyusul keputusannya menggugat cerai Hamish Daud. Dukungan ini mengalir deras setelah Raisa akhirnya buka suara mengenai keputusan bera…
Dengarkan Ringkasan
SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Penyanyi Raisa Andriana mendapat banyak dukungan moral dari rekan-rekan sesama musisi menyusul keputusannya menggugat cerai Hamish Daud. Dukungan ini mengalir deras setelah Raisa akhirnya buka suara mengenai keputusan berat tersebut melalui pernyataan resmi.
Melalui media sosial, sejumlah figur publik terlihat memberikan kekuatan di kolom komentar Raisa. Mereka berempati pada situasi yang dihadapi pelantun "Kali Kedua" tersebut.
Pesan dari Rekan Selebriti
Penyanyi Yura Yunita menuliskan pesan singkat namun penuh makna, dengan menyertakan nama anak Raisa. "Peluk Yaya, Zalina," tulis Yura, dikutip Minggu (26/10/2025). Dukungan serupa datang dari penyanyi Rachel Olivia yang menulis, "Hug Yaya," serta dari presenter Reza Chandika.
Dukungan ini datang setelah Raisa merilis pernyataan bahwa keputusan berpisah adalah kesepakatan bersama. Ia menyebut ini adalah hasil proses panjang yang telah mereka upayakan secara pribadi untuk mempertahankan rumah tangga yang telah berjalan delapan tahun.
Unggahan Kakak Laki-laki Jadi Sorotan
Sebelum Raisa merilis pernyataan resminya, unggahan kakak laki-laki Raisa, Rinaldi Nur Pratama, sempat mencuri perhatian. Pada Sabtu (25/10), Rinaldi menulis pesan filosofis tentang kebenaran dan ego.
"Kebenaranmu belum tentu kebenaran sejati. Kita sering terlalu cepat menganggap sesuatu itu benar, padahal kadang yang kita lindungi bukan kebenaran, melainkan ego yang takut salah," tulis Rinaldi.
Ia juga menyinggung pentingnya berpikir tenang tanpa mengutamakan emosi saat menghadapi masalah dengan pasangan, serta menggarisbawahi kebijaksanaan dalam "berani mendengar" daripada cepat bicara.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.