Bank Kalbar Peringatkan Nasabah tentang Bahaya Penipuan Aplikasi Palsu
BANK KALBAR mengeluarkan peringatan keras kepada nasabahnya tentang meningkatnya penipuan aplikasi yang menyasar data pribadi pengguna. Dalam sebuah kampanye informasi yang diluncurkan melalui media sosial Jumat (17/9), bank Kalbar menyoroti bahaya…
Dengarkan Ringkasan
BANK KALBAR mengeluarkan peringatan keras kepada nasabahnya tentang meningkatnya penipuan aplikasi yang menyasar data pribadi pengguna. Dalam sebuah kampanye informasi yang diluncurkan melalui media sosial Jumat (17/9), bank Kalbar menyoroti bahaya mengunduh dan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.
Dengan tagar #BankKitePunyeKite, Bank Kalbar membagikan serangkaian postingan yang menjelaskan modus operasi penipuan yang melibatkan file APK palsu. Para penipu ini mengirimkan file APK melalui berbagai kanal, menggoda pengguna untuk menginstalnya. Setelah terinstal, aplikasi ini meminta izin akses yang luas, memungkinkan pelaku untuk mencuri informasi sensitif mulai dari kontak, pesan SMS, hingga data perbankan seperti kata sandi dan informasi akun.
Bank Kalbar menekankan pentingnya memastikan keaslian dan keamanan aplikasi yang diunduh.
"Selalu pastikan bahwa aplikasi yang Anda instal hanya berasal dari sumber resmi lainnya," kata perwakilan Bank Kalbar.
Mereka juga menyarankan nasabah untuk tidak memberikan izin akses yang tidak perlu kepada aplikasi yang terinstal di perangkat mereka.
Selain itu, Bank Kalbar juga menyarankan nasabah untuk waspada terhadap tawaran dan promosi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, yang sering kali merupakan tanda penipuan. Bank meminta nasabah untuk selalu memverifikasi identitas pengirim dan keabsahan file sebelum mengunduh atau menginstal apapun, serta meminta nasabah untuk menghubungi layanan pelanggan bank jika mereka menemui kecurigaan.
Kampanye ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan Bank Kalbar untuk melindungi nasabahnya dari ancaman siber yang terus berkembang, menjamin keamanan informasi dan dana nasabahnya di era digital.(*r)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.