Fakta Nasional

Baru Dilantik, Kantor Dinkes Banjar Digeledah Kejaksaan

FAKTANASIONAL.NET - Suasana di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mendadak mencekam pada Senin (20/7/2026). Seperti yang dikutip dari matarakyat, sejumlah petugas berseragam Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan terlihat mendata…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 22 July 2026 📖 1 menit
Baru Dilantik, Kantor Dinkes Banjar Digeledah Kejaksaan
Kejari Banjar Geledah Kantor Dinkes, Sita Puluhan Bukti Korupsi RS Tipe D Gambut/(@wartabanjar.com)

FAKTANASIONAL.NET - Suasana di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mendadak mencekam pada Senin (20/7/2026).

Seperti yang dikutip dari matarakyat, sejumlah petugas berseragam Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan terlihat mendatangi lokasi.

Pemandangan menjadi tidak biasa karena adanya penjagaan ketat oleh personel TNI bersenjata laras panjang di sekitar area kantor.

Kedatangan tim kejaksaan ini terjadi tak lama setelah Dr. Noripansyah resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan yang baru.

Aktivitas perkantoran pun terganggu, di mana pihak keamanan membatasi akses tamu yang hendak mengurus keperluan administratif.

Seorang mahasiswa yang bermaksud menanyakan progres proposal bahkan terpaksa diminta pulang karena kantor sedang dalam pemeriksaan.

Hingga berita ini ditulis, baik pihak Pemerintah Kabupaten Banjar maupun Kejati Kalsel belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan kedatangan tim tersebut.

Publik dan media masih menunggu konfirmasi apakah tindakan ini merupakan bagian dari penyelidikan dugaan kasus tertentu, audit, atau sekadar pendampingan hukum.

Situasi di lokasi masih tertutup rapat, menyisakan tanda tanya besar mengenai agenda pemeriksaan di instansi kesehatan daerah tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK