Blackout di Pontianak, 9 Ikan Arwana Mati, Pemilik Rugi Rp90 Juta
FAKTANASIONAL.NET – Pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, kembali memakan korban. Kali ini, seorang pemilik ikan hias mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah sembilan ekor ikan arwana mili…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, kembali memakan korban.
Kali ini, seorang pemilik ikan hias mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah sembilan ekor ikan arwana miliknya mati akibat sistem pendukung akuarium berhenti beroperasi.
Korban bernama Hendry Pangestu Lim mengatakan insiden tersebut terjadi ketika aliran listrik padam sehingga perangkat penting di akuariumnya, seperti pompa air dan sistem sirkulasi, tidak dapat berfungsi, dilansir redaksi dari Radarkaltim.co pada 8/7/2026.
Kondisi itu menyebabkan sembilan ekor ikan arwana peliharaannya tidak dapat diselamatkan.
Menurut Hendry, setiap ekor ikan arwana tersebut memiliki nilai sekitar Rp10 juta, sehingga total kerugian yang dialaminya diperkirakan mencapai Rp90 juta.
Merasa dirugikan akibat pemadaman listrik, Hendry mengaku tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. Ia berharap ada bentuk pertanggungjawaban atas kerugian yang dialaminya akibat blackout tersebut.
Tidak hanya kehilangan ikan hias bernilai tinggi, Hendry juga mengungkapkan bahwa keluarganya harus menginap di hotel selama dua malam.
Keputusan itu diambil karena mereka memiliki bayi yang baru berusia tiga hari, sementara kondisi rumah tanpa aliran listrik dinilai tidak layak dan berisiko bagi kesehatan sang bayi.
Peristiwa yang dialami Hendry menambah panjang daftar keluhan masyarakat terkait dampak blackout di Pontianak.
Sejumlah warga dan pelaku usaha dilaporkan mengalami berbagai kerugian akibat padamnya listrik, mulai dari terganggunya aktivitas rumah tangga hingga kerusakan maupun kehilangan aset usaha.
Kasus ini pun menjadi sorotan karena menunjukkan besarnya dampak ekonomi yang dapat ditimbulkan oleh pemadaman listrik berkepanjangan.
Warga berharap adanya langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang sekaligus memberikan kepastian mengenai mekanisme pertanggungjawaban apabila pemadaman menyebabkan kerugian material bagi masyarakat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.