Fakta Nasional

BMKG Resmi Cabut Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M 7,7

FAKTANASIONAL.NET – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pasca-gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 08 June 2026 📖 1 menit
BMKG Resmi Cabut Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M 7,7
Pihak BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur pada Senin (8/6/2026) siang./Dok. Ist

FAKTANASIONAL.NET – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pasca-gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pagi.

Pihak otoritas menyatakan bahwa ancaman gelombang tsunami akibat aktivitas seismik tersebut saat ini telah selesai.

"Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.7, tanggal: 08-Jun-26 06:37:42 WIB, dinyatakan telah berakhir," bunyi keterangan resmi BMKG yang dikutip dari akun media sosial X @infoBMKG, Senin (8/6/2026).

Baca Juga: Ancaman ‘Godzilla El Nino’ April 2026: BRIN dan BMKG Ingatkan Potensi Kemarau Ekstrem di Indonesia

Dengan dicabutnya peringatan tersebut, masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dengan status ancaman Siaga maupun Waspada kini dipastikan dapat kembali beraktivitas secara normal.

Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau warga untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi susulan, serta hanya memercayai informasi resmi dari instansi berwenang.

Sebelumnya, guncangan hebat berpusat di wilayah Filipina tersebut sempat memicu kekhawatiran karena berpotensi menimbulkan gelombang tsunami di utara Indonesia.

BMKG bahkan sempat menetapkan status ancaman Siaga dan Waspada untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur.

"BMKG telah mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, termasuk Kalimantan Timur," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers daring yang dikutip dari siaran YouTube Info BMKG, Senin (8/6/2026).

Pada pemutakhiran sebelumnya, wilayah yang masuk dalam zona Siaga meliputi Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Tolitoli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.

Sementara itu, wilayah dengan status ancaman Waspada mencakup Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Minahasa Selatan, Kota Bontang, dan Berau. Dengan dikeluarkannya rilis terbaru ini, seluruh status kedaruratan di wilayah-wilayah tersebut kini resmi dinyatakan berakhir.

Baca Juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering akibat Fenomena El Nino


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK