Fakta Nasional

BNPB Laporkan Karhutla di Kalsel hingga Pergerakan Tanah di Kalimantan Utara, Pemudik Pantura Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan terkini mengenai situasi bencana di sejumlah wilayah Indonesia sekaligus pantauan arus mudik di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa. Hingga Rabu (18/3/2026), dilaporkan t…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 March 2026 📖 2 menit
BNPB Laporkan Karhutla di Kalsel hingga Pergerakan Tanah di Kalimantan Utara, Pemudik Pantura Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
/Dok. BNPB

FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan terkini mengenai situasi bencana di sejumlah wilayah Indonesia sekaligus pantauan arus mudik di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Hingga Rabu (18/3/2026), dilaporkan terjadi kebakaran hutan, kerusakan rumah akibat cuaca ekstrem, hingga terputusnya akses desa akibat tanah longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa tim gabungan di berbagai daerah masih terus melakukan penanganan darurat dan kaji cepat di lokasi terdampak.

Rentetan Bencana di Daerah

Di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Sungai Tiung, Selasa (17/3).

Luas area yang terbakar mencapai 1,6 hektare. BPBD setempat saat ini masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Sementara itu, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin sore.

Sebanyak 15 unit rumah warga di Desa Karangreja mengalami kerusakan, satu di antaranya tertimpa pohon tumbang yang juga mengenai fasilitas pendidikan.

Kondisi lebih berat terjadi di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Pergerakan tanah di Desa Long Berang mengakibatkan enam rumah rusak berat dan akses jalan desa tertutup total.

"Kondisi terkini, akses jalan desa tertutup total sehingga membutuhkan alat berat untuk proses pemulihan akses. BPBD Kabupaten Malinau telah mencatat kebutuhan mendesak warga berupa distribusi logistik permakanan," jelas laporan resmi BNPB.

Pantauan Jalur Mudik: Cerah Namun Tetap Siaga

Beralih ke jalur mudik, pantauan di ruas Pantura dan Tol Trans Jawa menunjukkan kondisi cuaca yang relatif cerah pada 17-18 Maret.

Hal ini mendukung jarak pandang optimal bagi para pemudik menjelang Idulfitri 1447 H. Sejumlah posko kesehatan 24 jam juga telah diaktifkan di titik strategis seperti Rest Area KM 57 Jakarta-Cikampek hingga KM 379A Batang-Semarang.

Di lapangan, personel gabungan terpantau sigap menangani insiden kecil di jalan tol. Salah satunya adalah pembersihan tumpahan minyak oleh tim Pemadam Kebakaran di jalur Semarang-Solo guna mencegah kecelakaan.

Peringatan Cuaca Ekstrem 19-20 Maret

Meski saat ini cuaca di Pantura cenderung cerah, BNPB mengeluarkan peringatan dini untuk dua hari ke depan.

Sebagian besar wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada sore hingga malam hari.

Abdul Muhari mengingatkan para pengendara untuk tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca memburuk secara mendadak.

"Jika terjadi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang, sangat disarankan untuk berlindung di tempat yang aman, mengurangi kecepatan atau berhenti di tempat yang kokoh dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame," tegasnya.

BNPB juga meminta pemudik untuk aktif memantau aplikasi InaRISK atau Info BMKG guna mengantisipasi banjir di dataran rendah Pantura atau longsor di jalur perbukitan tengah dan selatan.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK