Fakta Nasional

BPBD Sanggau Prioritaskan Lima Kecamatan Ini untuk Antisipasi Karhutla

FAKTA NASIONAL - Memasuki musim panas atau musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau sudah mempersiapkan kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pelaksana tugas (Plt) Kepala pelaksana BPBD Sangg…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 01 July 2024 📖 1 menit
BPBD Sanggau Prioritaskan Lima Kecamatan Ini untuk Antisipasi Karhutla
Pelaksana tugas (Plt) Kepala pelaksana BPBD Sanggau. Budi Darmawan
) -->

FAKTA NASIONAL - Memasuki musim panas atau musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau sudah mempersiapkan kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala pelaksana BPBD Sanggau. Budi Darmawan menyebutkan ada lima kecamatan yang menjadi prioritss penangan karhutla. Kelima kecamatan tersebut yaitu kecamatan Kapuas, kecamatan Meliau, kecamatan Toba, kecamatan Tayan Hilir dan kecamatan jangkang.

"Ada lima Kecamatan itu yang menjadi perhatian kita," katanya.

Dia menyebutkan, dalam melakukan pemantauan wilayah rawan bencana karhutla di Kabupaten Sanggau ada sembilan kecamatan yang tetap dipantau dari lima yang prioritas, diantaranya, kecamatan Bonti, kecamatan Sekayam, kecamatan Noyan dan kecamatan Tayan Hulu," Jelasnya.

Untuk memastikan kesiapannya,. Budi Darmawan mengakui juga akan melakukan pemeriksaan kesiapsiagaan perusahaan perkebunan yang beroperasi di Bumi Dara Nante Pemeriksaan itu melibatkan multisektor mulai dari Dinas Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, serta pemangku kepentingan lainnya.

"Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan perkebunan yang ada di wilayah Sanggau. Semua dicek mulai dari peralatan hingga personel," ungkapnya.

BPBD Sanggau juga akan mendirikan posko bersama TNI, Polri, BPBD, TRC dan Manggala Agni, di titik rawan karhutla yang ada di Sanggau. Hal itu dilakukan untuk memastikan tim dapat lebih sigap turun melakukan pemadaman jika terjadi kebakaran.

"Setelah musim kemarau tiba kita sudah siapsiaga untuk mendirikan posko di titikntitik rawan karhutla. Dan kami juga akan meminta kepada perusahaan perkebunan tetap dijaga dan waspada bencana karhutla," pungkasnya. (Abang Indra)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK