Fakta Nasional

BRIN dan UAG University Jalin Kerja Sama Perkuat Manajemen Talenta Riset Nasional

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjalin kolaborasi dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) untuk memperkuat manajemen talenta riset nasional. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU)…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 29 March 2026 📖 1 menit
BRIN dan UAG University Jalin Kerja Sama Perkuat Manajemen Talenta Riset Nasional
/Dok. UAG University

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjalin kolaborasi dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) untuk memperkuat manajemen talenta riset nasional.

Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Gedung BRIN Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya meningkatkan daya saing periset Indonesia di tengah kompetisi global yang kian ketat.

Fokus utama kolaborasi ini adalah penggabungan kecerdasan intelektual dengan fondasi karakter yang kuat bagi para peneliti.

Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, menjelaskan bahwa pendekatan ESQ sangat relevan dalam membentuk periset yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan daya tahan tinggi terhadap tantangan riset global.

“Riset unggul tidak semata bertumpu pada kecerdasan intelektual, melainkan juga membutuhkan fondasi karakter yang kuat," kata Prof. Arif Satria dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap inovasi yang dihasilkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Riset harus berdampak. Semangat yang kita dorong kepada para periset BRIN adalah semangat Khairunnas—menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain melalui riset dan inovasi,” sambungnya.

Sementara itu, Pendiri UAG sekaligus ESQ Corp, Prof. (Hor) Ary Ginanjar Agustian, menyoroti pentingnya identifikasi talenta sejak dini.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia (SDM) memerlukan arah yang tepat agar investasi pada sektor riset tidak sia-sia.

UAG sendiri telah mengembangkan pendekatan manajemen talenta berbasis data yang telah diuji coba kepada sekitar 1.100 periset BRIN, dan direncanakan akan menyasar ribuan periset lainnya di masa mendatang.

"Kalau kita bisa menemukan orang yang tepat dan mengembangkannya, maka riset kita akan punya dampak besar. Ini yang ingin kita dorong bersama, agar Indonesia ke depan benar-benar menjadi negara berbasis riset," ujar Ary Ginanjar.

Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berharap dapat menciptakan ekosistem riset yang lebih solid dan berbasis pada pemetaan talenta yang akurat untuk mendukung kemajuan inovasi di Indonesia.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK