Fakta Nasional

Buntut Fitnah Menolak Promo Film, Ratu Sofya Kehilangan Kontrak Merek Ternama

FAKTANASIONAL.NET - Aktris muda berbakat, Safira Ratu Sofya, kini harus menelan pil pahit akibat skandal perseteruan hukum yang melibatkannya. Ia mengaku telah mengalami kerugian finansial yang signifikan, baik dari segi materiil maupun immateriil,…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 07 June 2026 📖 1 menit
Buntut Fitnah Menolak Promo Film, Ratu Sofya Kehilangan Kontrak Merek Ternama
Buntut Fitnah Menolak Promo Film, Ratu Sofya Kehilangan Kontrak Merek Ternama/(INSTAGRAM)

FAKTANASIONAL.NET - Aktris muda berbakat, Safira Ratu Sofya, kini harus menelan pil pahit akibat skandal perseteruan hukum yang melibatkannya.

Ia mengaku telah mengalami kerugian finansial yang signifikan, baik dari segi materiil maupun immateriil, pascamerebaknya kasus dugaan pencemaran nama baik.

Fitnah yang dialamatkan kepadanya tersebut berimbas fatal hingga memicu pembatalan kontrak kerja sama eksklusif dengan sejumlah merek ternama Tanah Air.

Pernyataan tegas ini disuarakan oleh Ratu Sofya sesaat setelah dirinya resmi mempolisikan pihak produser serta co-producer film layar lebar bertajuk Dosa: Penebusan atau Pengampunan ke markas Polda Metro Jaya.

"Sudah bisa dipastikan ada kerugian secara materiil dan immateriil. Contohnya, ada beberapa kontrak dari brand yang tiba-tiba dibatalkan pascakasus ini meledak. Namun untuk nominal pastinya, saya enggan membeberkannya di sini," jelas Ratu di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Kuasa hukum Ratu Sofya, Zion Natongam Tambunan, memaparkan bahwa pelaporan ke ranah pidana ini menjadi opsi pamungkas demi merestorasi citra baik kliennya yang telah terlanjur tercoreng.

"Kerugiannya berlipat ganda dan belum bisa diakumulasi secara riil. Pihak lawan sama sekali tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan kekisruhan ini. Atas dasar itulah kami mengambil langkah hukum tegas," urai Zion mendampingi sang aktris.

Sebelum menyeret kasus ini ke meja hijau, Ratu Sofya sejatinya masih membuka lebar opsi mediasi. Ia hanya meminta pihak terlapor menggelar konferensi pers terbuka untuk memohon maaf.

Namun ironisnya, tawaran diplomatis tersebut justru tidak digubris. Ratu menilai pihak lawan terlalu termakan gengsi untuk mengakui kesalahan fatal mereka secara jantan di hadapan media massa dan masyarakat luas.

Merespons tudingan miring yang menuduh dirinya malas dan menolak ikut serta dalam rangkaian tur promosi film, dara kelahiran Aceh tersebut membantah keras.

Ia mengklarifikasi bahwa dirinya sangat siap bekerja secara profesional, asalkan kompensasi finansialnya dituntaskan terlebih dahulu.

"Saya tidak pernah satu kali pun menolak tugas promosi. Saya di sini hanya sekadar menuntut apa yang menjadi hak dan fee sah saya sebagai aktor. Selain itu, saya meminta mereka legowo meminta maaf karena terbukti bersalah," pungkas Ratu Sofya menutup perbincangan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK