Buntut Polemik Usulan Penggantian Korwil BGN Surabaya, Mentan Amran Dijadwalkan Bertemu Komnas Perempuan
FAKTANASIONAL.NET — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dijadwalkan menggelar pertemuan dengan jajaran Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) di Jakarta pada Kamis mendatang. Pertemuan ini diinisiasi menyusul…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dijadwalkan menggelar pertemuan dengan jajaran Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) di Jakarta pada Kamis mendatang.
Pertemuan ini diinisiasi menyusul polemik usulan penggantian Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya, Tiara Devi.
Sebelumnya, usulan pergantian posisi tersebut sempat disoroti oleh Komisioner Komnas Perempuan, Daden Sukendar, yang menilai pernyataan Mentan Amran berpotensi mengarah pada stereotip gender.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Media Kementerian Pertanian (Karo KLI Kementan), Arif Cahyono, menjelaskan bahwa Mentan Amran telah melakukan komunikasi langsung begitu isu ini mengemuka di ruang publik.
Baca Juga: BGN Mulai Coret Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG
“Begitu membaca berita itu, Mentan Amran langsung menelpon Komnas Perempuan, meminta maaf dan menjelaskan bahwa beliau tidak bermaksud seperti itu. Mereka mengerti. Permasalahan clear,” ujar Arif.
Arif menegaskan bahwa agenda pertemuan Kamis mendatang bukan merupakan forum klarifikasi atau pemeriksaan formal, melainkan ruang komunikasi resmi guna mempererat silaturahmi.
“Pertemuan besok lebih merupakan pertemuan silaturahmi biasa,” tambahnya.
Berawal dari Sorotan Serapan Telur Peternak di Surabaya
Persoalan ini bermula saat Mentan Amran menghadiri Rapat Koordinasi Peternak di Surabaya pada Selasa lalu.
Rapat tersebut digelar menyusul gelombang demonstrasi peternak di berbagai daerah yang menuntut agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap telur langsung dari peternak lokal guna mendongkrak harga pasar.
Meski Kepala BGN telah menyetujui surat usulan Kementan terkait kewajiban penyerapan telur peternak, fakta di lapangan menunjukkan bahwa seluruh SPPG di wilayah Surabaya—yang berada di bawah koordinasi Tiara Devi—belum menyerap satu pun produk telur lokal.
Atas pertimbangan kinerja pelayanan tersebut, Mentan mengusulkan pergantian posisi Korwil.
Namun, beberapa saat setelah usulan disampaikan, Mentan Amran baru mendapat informasi bahwa Tiara tengah dalam kondisi hamil. Merespons kondisi kesehatan tersebut, Mentan Amran kemudian menawarkan opsi relokasi tugas ke Kementerian Pertanian di Jakarta.
Opsi tersebut mencakup posisi jabatan yang setara atau lebih tinggi, namun dengan beban kerja yang disesuaikan agar tidak memberikan tekanan fisik dan psikis yang terlalu berat selama masa kehamilan.
Baca Juga: Kepala BGN Ungkap Dugaan Rekayasa Transfer Dana, Anggaran Diduga Dibuat Seolah Tinggi
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.