Cek Langsung! Wali Kota Banjarmasin Pastikan Sungai Teluk Dalam Bebas Sampah demi Cegah Banjir
FAKTANASIONAL.NET - Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana hidrometeorologi terus digencarkan secara masif. Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, turun langsung ke lapangan untuk meninjau hasil p…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana hidrometeorologi terus digencarkan secara masif.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, turun langsung ke lapangan untuk meninjau hasil pengerukan serta normalisasi di kawasan Sungai Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, pada Senin (27/4/2026).
Peninjauan penting ini dilakukan secara khusus guna memastikan seluruh proses pengerjaan di lapangan berjalan maksimal, tepat sasaran, dan telah selesai sesuai dengan target rencana awal.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Yamin meneliti kondisi aliran air dengan saksama. Ia memastikan bahwa tumpukan rumput liar maupun sampah rumah tangga yang selama ini menyumbat aliran sungai telah berhasil diangkat secara menyeluruh.
Proses pengerjaan normalisasi yang sangat vital ini diketahui telah dimulai sejak sekitar satu minggu yang lalu dan kini statusnya dinyatakan rampung. Sungai yang tadinya terhambat, kini mulai menunjukkan aliran yang jauh lebih lancar.
Kendati demikian, dari hasil pengamatan detail di lokasi, Yamin mencatat masih ada beberapa sisa tumbuhan rumput yang membutuhkan pembersihan lanjutan.
Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar kegiatan pemeliharaan dan normalisasi Sungai Teluk Dalam dapat terus dilanjutkan secara intensif. Hal ini mutlak diperlukan demi mencapai hasil kebersihan yang benar-benar optimal bagi masyarakat sekitar.
Lebih jauh, Yamin menegaskan bahwa proyek normalisasi sungai ini bukan sekadar agenda kebersihan rutin. Langkah ini merupakan bagian krusial dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mengoptimalkan kembali fungsi aliran air sekaligus membangun area retensi yang mumpuni.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut, khususnya saat intensitas curah hujan tinggi.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.