Ciri-ciri Orang yang Suka Mecari Kambing Hitam
MENGAKUI kesalahan berarti harus berhadapan dengan ego, rasa malu, konsekuensi, dan kemungkinan kehilangan posisi. Bagi sebagian orang, lebih mudah menunjuk orang lain daripada berkata, “Ya, ini kesalahan saya.” Berikut Beberapa ciri-ciri utamanya y…
Dengarkan Ringkasan
MENGAKUI kesalahan berarti harus berhadapan dengan ego, rasa malu, konsekuensi, dan kemungkinan kehilangan posisi.
Bagi sebagian orang, lebih mudah menunjuk orang lain daripada berkata, “Ya, ini kesalahan saya.”
Berikut Beberapa ciri-ciri utamanya yang sudah di analisis Si Fakta:
1. Ego Ingin Tetap Terlihat Benar
2. Takut Menerima Konsekuensi
3. Budaya Organisasi Yang Tidak Sehat
4. Tidak Punya Keberanian Bertanggung Jawab
5. Menciptakan Narasi Agar Terlihat Sebagai Korban
Kambing hitam lebih mudah daripada introspeksi
Menunjuk satu orang membutuhkan energi lebih sedikit daripada membongkar akar persoalan secara jujur.
Ironinya, mencari kambing hitam tidak pernah benar-benar menyelesaikan masalah. Ia hanya memindahkan kesalahan dari meja evaluasi ke pundak orang lain.
Dalam kepemimpinan, kalimat “Siapa yang salah?” sering kali kalah penting dari “Apa yang salah, mengapa terjadi, dan bagaimana memperbaikinya?”
Sebab orang yang matang tidak sibuk mencari siapa yang bisa dikorbankan. Ia mencari solusi, mengakui bagian kesalahannya, lalu memastikan kesalahan yang sama tidak terulang.
“Kambing hitam biasanya dicari ketika keberanian untuk bercermin sudah hilang. Menyalahkan orang lain mungkin menyelamatkan wajah, tetapi tidak pernah menyelamatkan sebuah sistem."[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.