Dada Sesak tapi Bukan Asma, Kenali Penyebab dan Penanganannya
LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Dada sesak kerap diidentikkan dengan asma, padahal gejala ini bisa menandakan berbagai gangguan kesehatan lain. Rasa tertekan atau sesak di dada dapat muncul pada anak-anak hingga dewasa dan menimbulkan kecemasan karen…
Dengarkan Ringkasan
LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Dada sesak kerap diidentikkan dengan asma, padahal gejala ini bisa menandakan berbagai gangguan kesehatan lain.
Rasa tertekan atau sesak di dada dapat muncul pada anak-anak hingga dewasa dan menimbulkan kecemasan karena mirip gejala jantung atau paru-paru serius.
Selain asma, penyebab umum dada sesak meliputi penyakit jantung (angina, serangan jantung), gangguan pencernaan (refluks asam lambung), kelainan otot atau tulang rusuk (costochondritis), hingga kecemasan dan serangan panik.
Misalnya, GERD dapat memicu sensasi terbakar di dada, sedangkan stres berat bisa menyebabkan hiperventilasi dan nyeri dada.
Gejala Beda Berdasarkan Penyebab
– Gangguan Jantung: Biasanya disertai nyeri menjalar ke lengan kiri, pusing, dan berkeringat.
– Refluks Asam: Sensasi terbakar di dada, mual, mulas.
– Costochondritis: Nyeri tajam saat ditekan pada tulang rusuk depan, memburuk waktu menarik napas dalam.
– Serangan Panik: Detak jantung cepat, sesak hebat, rasa takut mati.
Diagnosis akurat membutuhkan konsultasi dokter, pemeriksaan EKG, rontgen dada, hingga endoskopi lambung.
Langkah Penanganan Awal
Jika sesak dada menyerang, istirahatkan tubuh, duduk tegak, dan tarik napas perlahan. Hindari stimulans seperti kafein; bila terbukti akibat GERD, konsumsi antasida.
Untuk gangguan kecemasan, teknik relaksasi dan napas dalam membantu meredakan gejala. Namun, gejala berat seperti nyeri hebat, pingsan, atau muntah darah harus segera ke UGD.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.