Fakta Nasional

Dapat Penolakan dari Sebagian Ormas dan Warga Jakarta, RK: Hal Biasa, Bawa Santai Aja

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ridwan Kamil, Calon gubernur DKI Jakarta, mengungkapkan, bahwa penolakan warga yang terjadi pada saat melakukan kunjungan ke wilayah hunian di Jakarta, menurutnya itu disebabkan karena kurangnya komunikasi dari tim. Sepe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 13 September 2024 📖 1 menit
Dapat Penolakan dari Sebagian Ormas dan Warga Jakarta, RK: Hal Biasa, Bawa Santai Aja
Calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil/net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ridwan Kamil, Calon gubernur DKI Jakarta, mengungkapkan, bahwa penolakan warga yang terjadi pada saat melakukan kunjungan ke wilayah hunian di Jakarta, menurutnya itu disebabkan karena kurangnya komunikasi dari tim.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu dalam kunjungannya ke kawasan Rawa Bunga Jatinegara, Jakarta Timur, Ridwan Kamil sempat mengalami penolakan dari beberapa Ormas, begitu juga Jakmania yang merupakan Suporter Persija.

Ia menjelaskan bahwa masalah tersebut umumnya berakar dari komunikasi yang tidak efektif antara kepanitiaan dan pihak terkait.

"Kadang-kadang hanya komunikasi dari kepanitiaan saja. Jadi terjadi dinamika di lapangan. Ujungnya kan salaman, selfie sama saya, mendukung juga," ujar Ridwan Kamil kepada wartawan pada Kamis, (12/09/2024).

Ridwan menekankan bahwa penolakan tersebut sering kali terjadi karena koordinasi yang belum maksimal, khususnya di level RT, dan meminta agar media melaporkan situasi ini secara profesional, mengingat masalah tersebut lebih pada kurangnya koordinasi daripada penolakan yang bersifat negatif.

"Dalam alam demokrasi, ekspresi menyukai atau tidak disukai adalah hal yang biasa. Saya dan Siswono datang dengan niat baik, ingin belajar dan memahami masalah di wilayah tersebut," ungkapnya.

Ridwan Kamil menegaskan bahwa dinamika seperti ini selalu ada dalam setiap pesta demokrasi dan dia menanggapinya dengan santai, sebab hal seperti itu sudah dialami saat pilkada.

"Jadi saya sudah 2 kali Pilkada, hal dinamika seperti itu ini selalu menyertai pesta demokrasi kita, jadi saya dibawa santai aja," tandasya.[otn]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK