Fakta Nasional

Demi Program Momongan: Luna Maya Rencanakan Hiatus dari Dunia Perfilman 2026

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Selebritas Luna Maya mengungkapkan kemungkinan besar akan mengambil jeda atau hiatus dari industri perfilman pada tahun 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari rencana pribadinya untuk fokus menjalani program memil…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 11 December 2025 📖 1 menit
Demi Program Momongan: Luna Maya Rencanakan Hiatus dari Dunia Perfilman 2026
Luna Maya/(Instagram)

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Selebritas Luna Maya mengungkapkan kemungkinan besar akan mengambil jeda atau hiatus dari industri perfilman pada tahun 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari rencana pribadinya untuk fokus menjalani program memiliki momongan. Meskipun jadwal tayang filmnya di 2026 terlihat padat—karena merupakan proyek syuting tahun sebelumnya—Luna menegaskan bahwa keputusan untuk istirahat sudah dipikirkan matang bersama suaminya, Maxime Bouttier.

Mencari Keseimbangan Karier dan Kehidupan Pribadi

Keputusan hiatus ini menandai upaya Luna Maya untuk menyeimbangkan antara karier, bisnis, dan kehidupan keluarga setelah pernikahannya. Meskipun berniat beristirahat dari dunia akting, ia tidak menutup pintu sepenuhnya. Luna mengaku masih bersedia menerima proyek apabila temanya sangat menarik dan memiliki nilai bisnis yang kuat.

Fokus Baru: Bisnis dan Kehidupan Pribadi

Luna Maya secara spesifik menyebutkan bahwa ia tidak akan lagi mengambil peran dalam film horor dengan tema yang serupa. Sebaliknya, fokusnya akan beralih ke ranah bisnis dan kehidupan pribadi. Rencana ini mendapat sambutan hangat dari penggemar, yang memberikan dukungan penuh untuk perjalanan baru Luna sebagai calon ibu. Keputusan ini menunjukkan prioritas barunya dalam kehidupan rumah tangga.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK