Ditinggal Ibu Memancing, Bocah di Sanggau Ditemukan Tewas Tenggelam
SANGGAU, FAKTANASIONAL.NET – Suasana duka menyelimuti Dusun Keroyet, Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun, M. Yasir Ashari, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam…
Dengarkan Ringkasan
SANGGAU, FAKTANASIONAL.NET – Suasana duka menyelimuti Dusun Keroyet, Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun, M. Yasir Ashari, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Sekayam pada Kamis sore, (31/7/2025).
Peristiwa nahas ini terjadi ketika korban tengah asyik bermain di tepi sungai bersama seorang temannya.
Baca Juga: 7 Mayat di Kali Bekasi Diduga Anggota Geng MotorIronisnya, saat kejadian, ibu korban sedang memancing di bagian hulu sungai, tak jauh dari lokasi anaknya bermain. Menurut saksi mata, korban diduga melompat ke dalam sungai tanpa adanya pengawasan langsung.
Nahas, korban yang tidak bisa berenang langsung terseret arus. Ia sempat terlihat melambaikan tangannya untuk meminta pertolongan sebelum akhirnya lenyap ditelan derasnya air sungai.
Insiden tragis bocah tenggelam di Sungai Sekayam ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Kapolsek Kembayan, AKP Ependi, menjelaskan bahwa teman korban yang melihat kejadian tersebut berusaha memberikan pertolongan, namun usahanya sia-sia karena ia juga tidak memiliki kemampuan berenang.
“Teman korban sempat mencoba menolong, tetapi tidak bisa berenang,” kata Kapolsek Kembayan AKP Ependi, saat dikonfirmasi usai evakuasi.Mendapat laporan tersebut, aparat dari Polsek Kembayan bersama warga setempat segera bergerak cepat melakukan upaya pencarian.
Tim gabungan menyisir aliran sungai hingga akhirnya sekitar pukul 17.04 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Baca Juga: Ungkap Kasus 7 Mayat di Kali Bekasi, Polisi Gunakan Scientific Crime InvestigationJasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kembayan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas kesehatan menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat kehabisan oksigen saat berada di dalam air.
Pihak keluarga, yang telah mengikhlaskan kepergian korban, menyatakan bahwa anaknya memang tidak bisa berenang dan menolak untuk dilakukan proses autopsi.
Menanggapi insiden bocah tenggelam di Sungai Sekayam ini, AKP Ependi menyampaikan belasungkawa dan memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga. Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anaknya saat berada di dekat perairan,” ujar AKP Ependi.
Baca Juga: Pria 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Kawasan Wisata Danau Sebedang Sambas(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.