Fakta Nasional

DPRD Minta Investor Gunakan Bank Kalbar dalam Bertransaksi

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad, mengajak para investor yang beroperasi di Kalimantan Barat untuk membuka dan memanfaatkan layanan Bank Kalbar dalam aktivitas transaksi keuangan mereka. Lan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Natash Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 02 June 2026 📖 1 menit
DPRD Minta Investor Gunakan Bank Kalbar dalam Bertransaksi
Syarif Amin Muhammad, Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat. (Dok. HO/Faktanasional)
) -->

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad, mengajak para investor yang beroperasi di Kalimantan Barat untuk membuka dan memanfaatkan layanan Bank Kalbar dalam aktivitas transaksi keuangan mereka.

Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kontribusi investasi terhadap pembangunan masyarakat.

Menurut Amin, Kalimantan Barat selama ini menjadi salah satu daerah tujuan investasi, terutama pada sektor sumber daya alam dan berbagai sektor produktif lainnya. Karena itu, sudah sewajarnya sebagian aktivitas keuangan perusahaan juga memberikan dampak langsung bagi daerah tempat investasi tersebut berkembang.

“Para investor sudah mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari sektor sumber daya alam dan berbagai potensi ekonomi di Kalimantan Barat. Karena itu tidak ada salahnya mereka juga menempatkan dana dan bertransaksi melalui Bank Kalbar sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Amin menegaskan Bank Kalbar memiliki posisi strategis sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkontribusi langsung terhadap pendapatan daerah melalui pembagian dividen setiap tahun.

Baginya, semakin kuat kinerja Bank Kalbar, semakin besar pula kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik tanpa terlalu bergantung pada transfer dari pemerintah pusat.

“Kinerja Bank Kalbar terus menunjukkan perkembangan yang baik. Ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima serta kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” kata Amin.

Ia mengungkapkan, pada tahun lalu Bank Kalbar menyetorkan dividen sekitar Rp130 miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai pemegang saham utama. Nilai tersebut disebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Amin, investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang masuk atau jumlah proyek yang dibangun. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana aktivitas ekonomi yang tercipta mampu memperkuat ekosistem usaha daerah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ketika dana perusahaan berputar melalui lembaga keuangan daerah, manfaat ekonominya dapat kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi.

“BUMD merupakan salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Jika Bank Kalbar semakin kuat, maka kontribusinya terhadap pembangunan daerah juga akan semakin besar,” ujarnya.

(*Red)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK