Dua Mahasiswi Unila yang Hanyut di Wira Garden Ditemukan Meninggal Dunia di Pulau Pasaran
FAKTANASIONAL.NET – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang hanyut terseret arus sungai di kawasan wisata Wira Garden dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kedua korban ditemukan di perairan sekitar Pulau…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang hanyut terseret arus sungai di kawasan wisata Wira Garden dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah kedua korban ditemukan di perairan sekitar Pulau Pasaran, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedua korban teridentifikasi sebagai Fatmawati (23), warga Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Bunga (23), warga Kota Metro. Keduanya merupakan mahasiswi semester delapan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila.
Korban Sedang Menyelesaikan Tugas Akhir
Kepergian kedua mahasiswi ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sejawatnya. Rekan korban, Rika dan Damayanti, mengungkapkan bahwa keduanya sedang berada di tahap akhir masa studi dan tengah menanti jadwal sidang kelulusan.
"Mereka sudah semester delapan dan sudah mengajukan sidang skripsi," ujar Rika dan Damayanti saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Kamis (2/4/2026).
Menurut penuturan rekan-rekannya, saat peristiwa terjadi pada Rabu (1/4/2026), kondisi cuaca di lokasi sebenarnya terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan turun hujan lebat. Namun, arus sungai tiba-tiba meluap dan menyeret kedua korban secara mendadak.
Penemuan di Kawasan Pantai
Ketua Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL), Aris Suryono, mengonfirmasi bahwa titik penemuan kedua jenazah berada di kawasan pantai setelah terseret arus hingga ke muara.
"Setelah ditemukan, kami langsung menghubungi pihak kepolisian," kata Aris.
Evakuasi dan Identifikasi
Pascapenemuan, tim gabungan segera mengevakuasi kedua jenazah menuju Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung. Pihak keluarga dari Tulang Bawang Barat maupun Metro dilaporkan telah berada di rumah sakit untuk mengikuti proses identifikasi serta pengurusan pemulangan jenazah ke rumah duka masing-masing.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengelola wisata air dan pengunjung untuk tetap waspada terhadap perubahan debit air sungai yang dapat terjadi sewaktu-waktu, meskipun kondisi cuaca di lokasi terlihat cerah.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.